Ini Dia Mie Ayam Paling Worth It di Pekayon!

Macet bukan halangan, mendung bukan rintangan. Diantara sela-sela tumpukan kendaraan yang berjalan perlahan itu, Saya dan Thina meliak-liuk dengan...

Hello, I'm A Frugal Man.

Hello Everyone! Pagi hari ini saya mulai dengan meng-update bio Instagram saya yang sudah hampir setahun sunyi senyap. Satu...

Jatuh Cinta Dengan Badminton

Dari dulu, saya tuh selalu merasa umur saya segini-segini aja. Karena dari dulu selalu ngumpul sama yang lebih tua,...

Superbee Cat Cafe - Jauh Jauh Kesini, Eh Disuruh Makan Bareng Kucing

Ada ada saja memang Thina ini. Biasanya kan kalo lagi makan di-luar trus tiba-tiba disamperin kucing, seringnya pasti kita...

Menyusuri Sawah Lope yang Ngga Ada Lope-lopeannya

Hmmm… Sawah Lope. Ketika pertama kali mendengar namanya, hal pertama yang terbayangkan adalah sebuah sawah berkonsep cinta-cintaan. Entah sawahnya...
Frugal Foodies
Ini Dia Mie Ayam Paling Worth It di Pekayon!
Frugal Living
Hello, I'm A Frugal Man.
Frugal Living
Jatuh Cinta Dengan Badminton
Frugal Foodies
Superbee Cat Cafe - Jauh Jauh Kesini, Eh Disuruh Makan Bareng Kucing
Frugal Traveler
Menyusuri Sawah Lope yang Ngga Ada Lope-lopeannya
welcome-left-image

Curhatan Pedagang

Beragam keluh-kesah para pedagang daring di masa kini.

Introduction

Hajimemashite.
Fajar to moushimasu!

Salam kenal semuanya, nama saya Fajar! Blog ini adalah wadah saya untuk berbagi cerita hidup saya mulai dari jalan-jalan, kulineran, hingga berbagai aktivitas seru lainnya. So stay tune ya.

Tentang Saya
Petualangan Perut

Makan & Kulineran

Dapatkan pembahasan ragam tempat wisata kuliner di Indonesia. Dengan bahasa yang ringan dan mudah dicerna. Asik dibaca segala umur & kawula.
Dijamin seru. Ikutin ceritanya ya!

Selengkapnya
Frugal Foodies

Ini Dia Mie Ayam Paling Worth It di Pekayon!

Macet bukan halangan, mendung bukan rintangan. Diantara sela-sela tumpukan kendaraan yang berjalan perlahan itu, Saya dan Thina meliak-liuk dengan sepeda motor. Kami sedikit terburu-buru, sebab khawatir mie ayam yang sudah diidamkan sejak seminggu kemarin ludes dan kami tidak kebagian. ‘Tenggorokan bengkok’ adalah istilah kami untuk perkara itu.

Dari lampu merah sebelum Revo town, kami berbelok menuju ke arah Pekayon. Lanjut lurus sekitar 2 Km ke arah McDonalds Pekayon, kemudian belok kanan melewati Rumah Sakit EMC. Setelahnya di Jl. Pulo Ribung, saya harus memicingkan mata ke sisi kanan dan kiri, mencoba mencari-cari karena saya memang lupa dimana persis letak pondok mie ayam yang kami tuju.Continue reading

Frugal Living

Hello, I’m A Frugal Man.

Hello Everyone! Pagi hari ini saya mulai dengan meng-update bio Instagram saya yang sudah hampir setahun sunyi senyap. Satu per satu jemari menelusuri keyboard virtual di Smartphone, hingga akhirnya tertulislah sebuah prakata yang akan menjadi image baru diri saya ke depannya.

“A Man with Frugal Style Living..”

Continue reading

Frugal Living

Jatuh Cinta Dengan Badminton

Dari dulu, saya tuh selalu merasa umur saya segini-segini aja. Karena dari dulu selalu ngumpul sama yang lebih tua, rasa-rasanya umur tuh selalu muda aja; berasa selalu umur dua puluan aja. Barulah akhir-akhir ini saya merasa ‘ditampar’ realita, ketika menyadari bahwa anak kelahiran 1998 ternyata sekarang sudah menapaki umur 25 tahun.

Itu artinya, saya yang kelahiran 1995 ini sekarang sudah mendekati umur 28.

Iya, DUA PULUH DELAPAN.Continue reading

Frugal Foodies

Superbee Cat Cafe – Jauh Jauh Kesini, Eh Disuruh Makan Bareng Kucing

Ada ada saja memang Thina ini. Biasanya kan kalo lagi makan di-luar trus tiba-tiba disamperin kucing, seringnya pasti kita akan merasa risih. Apalagi kalo kucingnya udah duduk mematung, kemudian mendadak bergerak tanpa komando menyosor makanan yang ada di depan mata. Weleh, bukan main dongkol hati ga ketulungan.

Nah, ini entah bagaimana awal muasalnya, tiba-tiba saya bisa terdampar di Superbee Pet Care and Cat Cafe ini. Dari namanya aja sudah bisa ditebak, kalau cafe yang berlokasi di Summarecon Bekasi ini pasti ada hubungannya sama perkucingan.Continue reading

Frugal Traveler

Menyusuri Sawah Lope yang Ngga Ada Lope-lopeannya

Hmmm… Sawah Lope. Ketika pertama kali mendengar namanya, hal pertama yang terbayangkan adalah sebuah sawah berkonsep cinta-cintaan. Entah sawahnya yang membentuk love sign raksasa, atau balon raksasa yang berbentuk hati dengan warna pink muda. Atau, mungkin ada beberapa dekorasi ornamen berbentuk hati yang bisa jadi objek foto selfie berlatarkan hamparan sawah hijau yang luas.

Kamu punya imajinasi seperti itu? Saya juga sama. Namun sayang beribu sayang, ketika pertama kali menginjakkan kaki di area wisata yang sempat viral beberapa waktu lalu ini, semua yang ada di pikiran saya buyar seketika. Tak ada sawah berbentuk love sign, tak ada dekorasi cinta-cintaan, apalagi balon raksasa. Yang ada di depan pelupuk mata hanya saung gazebo, kumpulan tukang dagang, dan tentu saja… Sawah.Continue reading

Frugal Traveler

Wisata Masa Lalu di Gedung Perundingan Linggarjati

Sebagai pasangan sejoli, sudah barang tentu saya dan Thina punya beberapa kesamaan. Entah itu sama-sama suka ngorok, sama-sama suka gibah, atau bahkan sama-suka kentut sembarangan, HAHAHA. Tapi dari sekian kesamaan, ada satu yang paling saya syukuri, yakni kami berdua sama-sama menyukai destinasi wisata ber-aroma alkisah dan sejarah. Apapun itu.

Mau itu ke museum, cagar budaya, ataupun bangunan peninggalan lama. Pokoknya kami sangat senang untuk berkunjung dan belajar dari kisah-kisah hidup yang terjadi di masa lampau. Itulah yang mendorong kami untuk berangkat ke daerah Linggarjati di sela-sela kepulangan kami ke Kuningan kemarin. Di desa linggarjati yang dekat dengan kaki gunung Ciremai ini, terjogrok sebuah gedung sederhana yang jadi saksi bisu perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan lewat jalur diplomatik.Continue reading

Frugal Traveler

Mengejar Titan Arum Di Kebun Raya Cibodas

Bagi sebagian besar orang, ia mungkin hanya seonggok bunga beraroma tak sedap belaka. Tapi bagi saya, ia adalah simbol dari kesabaran dan kesetiaan. Sabar, karena harus menunggu hingga bertahun-tahun lamanya hanya untuk melihatnya mekar selama beberapa hari saja. Pun juga setia, karena ada masanya ia akan memasuki fase ‘istirahat’ yang membuatnya nampak lemah dan layu tanpa bisa kita prediksi kapan akan bangkit dan tumbuh kembali.

Ialah sang bunga bangkai, titan arum atau biasa disebuh amorphopalus titanum di dalam bahasa latin. Sebuah bunga yang unik karena alih-alih berukuran mungil dalam genggaman, ia justru menjulang tinggi hingga 2 meter lebih. Berwarna merah dengan tekstur seperti daging mentah, namun ber-aroma tidak sedap seperti daging busuk.Continue reading

Frugal Living, Frugal Traveler

Kota Cinema dan Nafas-Nafas yang Tersengal Karena Pandemi

Setelah sekian lama berjibaku dengan perencanaan yang gagal terealisasi, akhirnya Saya dan Thina pergi ke nonton layar lebar juga. Sejujurnya kunjungan kami kali ini sebetulnya agak accidental sih, karena niat awalnya mau nganterin Thina ke tempat klinik Acupressure di sekitaran Wisma Asri. Namun sayang, setelah berkeliling kesana kemari mencari alamat di tengah terik mentari, kami berdua tetap gagal untuk menemukan lokasi yang dituju.

Nomor rumah yang tercantum tidak bisa ditemukan. Nomor telepon yang tertera tidak bisa dihubungi. Bertanya ke satpam pun, malah disambut dengan ekspresi bingung dan keheranan. Akhirnya saya simpulkan bahwa klinik yang ada di google maps tersebut hanyalah fiktif alias penipuan belaka. Raut sedih pun terlihat jelas di wajah Thina. Wajar saja, kami sudah berjalan sejauh ini ke Wisma Asri, hanya untuk mendapatkan kenyataan pahit yang menyebalkan.Continue reading

Frugal Living

Hidup 2X Lebih Produktif Dengan Memaksimalkan To-Do-List

Semakin banyak hari yang berlalu, semakin usia bertambah tua. Saat itulah semakin saya sadari bahwa hidup ini memang penuh dengan tekanan dan tuntutan. Entah dalam dunia kerja maupun urusan keseharian, menjadi manusia yang berguna dan berkualitas adalah sebuah keharusan. Apalagi sejak pandemi menerpa, yang mana menyebabkan pengangguran tambah banyak dan bikin tingkat persaingan kerja makin semrawut.

Saya memang selalu punya mindset yang keras untuk diri sendiri. Bagi saya, di zaman sekarang ini kita kerja keras banting tulang aja hasilnya masih bisa ga sesuai ekspektasi. Apalagi kalo males-malesan. Continue reading

Popular posts

Menyusuri Sawah Lope yang Ngga Ada Lope-lopeannya

Hmmm… Sawah Lope. Ketika pertama kali mendengar namanya, hal pertama yang terbayangkan adalah sebuah sawah berkonsep cinta-cintaan. Entah sawahnya yang membentuk love sign raksasa, atau balon raksasa yang berbentuk...

Hidup 2X Lebih Produktif Dengan Memaksimalkan To-Do-List

Semakin banyak hari yang berlalu, semakin usia bertambah tua. Saat itulah semakin saya sadari bahwa hidup ini memang penuh dengan tekanan dan tuntutan. Entah dalam dunia kerja maupun urusan...