Hari itu waktu baru menunjukkan pukul setengah sembilan pagi, ketika Kak Lucy, salah satu sepuh di Topcommunity Bekasi menghubungi saya lewat telegram. “Selamat ya Jar“, ungkapnya secara singkat saja. Saat itu saya masih bingung, ada apa ini yang sebenarnya terjadi.

Namun setelah sejenak mencari informasi, akhirnya saya sadar. Melalui informasi di Instagram, TopCommunity Bekasi, alias Komunitas Seller Tokopedia Bekasi, dinyatakan sebagai TopCommunity Terbaik tahun ini.

Alhamdulillah….Β  πŸ™‚

 

 

 

Sesungguhnya perasaan saya kala itu benar-benar terasa begitu campur aduk. Antara senang, sedih, dan….. bingung.

Senang, karena semua usaha dan jerih payah kami semua untuk memajukan komunitas serta mengharumkan nama Bekasi akhirnya tidaklah sia-sia. Kerja keras anggota dan pengurus akhirnya membuahkan penghargaan yang nyata. TopCommunity Bekasi, akhirnya diakui sebagai yang terbaik dari 40 kota lainnya di seluruh Indonesia.

Sedih,Β karena pencapaian yang sudah kami raih hanya dirayakan dengan selebrasi yang sederhana. Tidak ada acara ceremonial. Tidak ada prosesi pengangkatan piala. Atau mungkin lebih tepatnya lagi : tidak ada piala sama sekali. Semua penghargaan ini hanya kami ketahui dari sebuah posting sederhana di akun Instagram @Topcommunity.

Bingung, ketika sejumlah teman-teman bertanya kepada saya, ‘Trus kalo udah menang dapet apa?‘. Sungguh, jangankan kalian. Saya sebagai (mantan) Ketua RT Bekasi saja tidak tahu setelah ini TopCommunity Bekasi akan mendapatkan apa. Apakah kita akan mendapatkan uang pembinaan 100 juta? Apakah kita akan mendapatkan mobil Wuling untuk operasional? Ataukah mungkin kita akan mendapatkan 1% saham Tokopedia? Entahlah, mungkin jawaban yang paling tepat untuk saat ini adalah…… ucapan terima kasih. Yap, itu saja.

Mohon maaf, saya sama sekali tidak bermaksud untuk merusak momen bahagia teman-teman semua. Saya ikut senang, dan bahagia karena bisa menjadi bagian dari pencapaian TopCommunity Bekasi tahun ini. Tapi sungguh, bentuk reward yang diberikan oleh Tokopedia, sangat jauh dari ekspektasi saya. (Apa mungkin ekspektasi saya aja yang ketinggian kali ya?)

Tapi ya sudahlah, tentunya tidak baik untuk terus-terusan menggerutu. Walau bagaimanapun jua, penghargaan ini adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Karena dibalik ini semua, ada begitu banyak perjuangan telah kita lalui bersama. Mungkin terdengar seperti saya terlalu mendramatisir. Tapi ini nyata : ‘Memperjuangkan kemajuan TopCommunity membutuhkan keikhlasan lebih dari orang-orang biasa’.

Tujuan saya membuat tulisan tidaklah untuk mengkritisi. Melainkan untuk berbagi sedikit flashback kepada teman-teman semuanya, apa saja yang sesungguhnya terjadi di TopCommunity Bekasi dalam 1 tahun terakhir ini. Ada momen-momen terbaik apa saja di dalam internal TopCommunity Bekasi. Dan tentunya ini akan menjadi jawaban untuk sebuah pertanyaan : “Pantaskah Bekasi pantas menyandang TopCommunity of The Year?”

Well.. berikut ini saya sajikan sejumlah momen terbaik dan hal menarik bersama TopCommunity Bekasi..

 

Ulang Tahun Tokopedia ke-8, awal mula berkobarnya semangat Bekasi.

17 Agustus 2017, untuk pertama kalinya saya mengikuti acara Ulang Tahun Tokopedia. Acara ini biasanya memang diselenggarakan setiap tahun (kecuali tahun ini), tepat di momen kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus. Waktu itu acara diselenggarakan di sebuah hotel nan megah di Jakarta Barat, Pullman Central Park.

Sebenarnya seat untuk mengikuti acara ini terbatas, hanya untuk ketua, mantan ketua dan 2 orang pengurus saja. Tapi sepertinya Tuhan sedang bermurah hati kepada kami semua. Melalui program Wild Card, beberapa dari kami akhirnya mendapatkan tiket untuk mengikuti acara ini. TopCommunity Bekasi pun menjadi salah satu rombongan yang paling ramai di acara tersebut.

Jalannya acara berlangsung dengan sangat meriah. Ada beberapa artis nasional yang turut hadir seperti Aci Resti, Rendy Pandugo hingga Kahitna. Namun sayangnya, ada satu momen yang membuat kami semua merasa sedih. Yakni ketika pemberian award TopCommunity of The Year. Kala itu, TopCommunity Bandung lah yang berhasil menjadi juara. Sementara Bekasi, bahkan tidak masuk nominasi sama sekali.

Yah.. Belum waktunya Jar“, kata Kak Lucy kepada saya waktu itu.

Entah mengapa, mungkin saat itulah semangat kami semua mulai berkobar. 2017 mungkin bukan tahun kami, tapi tahun selanjutnya kami harus banyak berbenah diri. Dan yap, tentu saja target menjadi jawara di tahun 2018 sudah berada di kepala kami semua.

 

September 2017, Pak Leon hadir di Ulang Tahun TopCommunity Bekasi.

Setelah momen yang membakar semangat di Pullman Jakarta, maka tentunya kami tidak ingin menghadirkan acara yang biasa-biasa saja. Apalagi, di bulan September kala itu, TopCommunity Bekasi akan merayakan anniversary nya yang ke-2 tahun. Sudah pasti kami ingin mengadakan acara yang meriah, dan membekas bagi mereka yang hadir.

Alhamdulillah, kala itu ada sosok Pos Indonesia yang berkenan untuk menjadi sponsor acara ini. Langsung saja kami pepet, dan terus kami berdiskusi demi mempersiapkan venue dan acara yang terbaik. Akhirnya terpilihlah Resto Griya Wulansari, sebuah restoran sunda nan megah yang berada di Margajaya, Bekasi Selatan.

Untuk bisa menarik peserta lebih banyak lagi, kami lantas mengundang sejumlah pemateri terbaik. Mulai dari Kak Mai, Business Development Tokopedia. Mr. Joss, Seorang Motivator Kondang. Dan tentunya yang sangat kami tunggu-tunggu : Pak Leontinus Alpha Edison, yang merupakan salah satu Founding Father nya Tokopedia.

Bukan cuma itu saja. Sebagai selling point, kami pun mempersiapkan berbagai doorprize menarik yang diundi setelah acara selesai. Bukan doorprize ecek-ecek lho yang disiapkan! Melainkan berbagai barang mahal seperti Smarphone, Televisi, hingga yang utama : Paket Liburan Ke Bali. Whauww πŸ˜€

Waktu itu sesungguhnya saya masih ‘hijau’ di TopCommunity. Menjadi pengurus pun baru sekitar 2 bulanan, dari bulan juli sebelumnya. Tapi saya benar-benar merasa kagum, karena usaha pengurus TopCommunity sangatlah luar biasa. Benar-benar ingin menghadirkan yang terbaik, dan yang berkesan bagi peserta.

Saya juga salut dengan Ray, ketua RT pada masa itu. Berkat usahanya, ia berhasil mengusahakan Pak Leon untuk datang di momen terbaik TopCommunity Bekasi. Belakangan saya tau, usaha Ray ternyata sempat membuat hubungan kami dengan Kak Puput, Ketua Comdev sedikit merenggang. Tapi ah.. sudahlah. Sometimes we used to do everything to get special things, right?

 

20 Januari, Mendadak Jadi Ketua RT

Buat teman-teman yang masih bingung, mari sejenak saya jelaskan terlebih dahulu. Jadi di TopCommunity ini, ada 1 orang perwakilan yang ditunjuk sebagai penyambung lidah antara anggota dengan Community Development Tokopedia. Perwakilan inilah yang disebut dengan Ketua RT, singkatan dari Rukun Toppers.

Seorang Ketua RT dipilih berdasarkan musyawarah mufakat antar anggota Topcommunity, dengan masa jabatan selama 6 bulan untuk 1 periode.

Pada bulan Desember 2017, diadakan voting ketua RT baru karena ketika itu Ray sudah memimpin selama 1 periode. Voting dilakukan secara online dan sederhana saja dengan bantuan Google Form. 1 orang boleh mengajukan 2 nama untuk dipilih, dan saat itulah hal yang tak terduga terjadi : Saya terpilih.

Mengejutkan memang, karena saya sendiri belum lama bergabung dengan TopCommunity. Sejujurnya diantara sekian banyak orang yang mengisi form kala itu, hanya saya seorang yang mengajukan diri menjadi Ketua.

Saya mengajukan diri bukan karena sok, apalagi mengincar benefit. Melainkan karena rasa sedih di dalam hati. Kondisi Topcom saat itu sedang tidak terlalu bagus, dan sejumlah pengurus mengatakan kepada saya mereka ingin pensiun dari kepengurusan. Saya pun berujar, ‘Sayang sekali kalau apa yang kita upayakan berantakan di tengah jalan. Kita semua mau ngangkat piala kan?’.

Singkat cerita. 20 Januari 2018, di sebuah cafe sederhana di dalam area SPBU, saya pun dilantik menjadi Ketua RT TopCommunity Bekasi Periode Januari – Juli 2018. πŸ˜€

 

 

Nobar Plus, Acara Luar Biasa yang Perlu Usaha Ekstra

Di Topcommunity, acara ngumpul-ngumpul bareng biasa disebut dengan Nobar, alias Nongkrong Bareng. Nobar ini pun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Nobar Biasa dan Nobar Plus. Bedanya apa yak?

Jadi begini…

Kalau nobar biasa, itu cuma ngumpul-ngumpul biasa aja. Mau dibikin sekedar ngobrol santai boleh, mau ada pemateri juga boleh. Yang pasti kalo nobar biasa ini dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari pihak manapun. Dan inilah bedanya dengan Nobar Plus. Kalau Nobar Plus, itu biasanya bentuknya lebih formal. Dan tentunya ada bantuan dari pihak ketiga yang bekerja sama dengan Tokopedia. Misalnya Ekspedisi JNT, JNE, Wahana, Sicepat, dan lain-lain.

Tapi baik nobar biasa maupun nobar plus, keduanya memiliki satu kesamaan. Yakni sama-sama tidak di support dana dari Tokopedia. Untuk nobar biasa, Tokopedia akan support lakban yang akan dikirimkan secara kumulatif di awal bulan. Sementara untuk nobar plus, Tokopedia memberi support berupa merchandise seperti notes, pen, dan woody bag. Ini pun dengan satu catatan khusus, yakni harus kirim proposal ke Tokopedia terlebih dahulu.

Lantas, gimana caranya kita semua mendapatkan dana kalau tokopedia tidak membiayai?

Yap, Inilah tugasnya pengurus dan Ketua RT Topcom Bekasi. Kami harus bertemu dengan perwakilan ekspedisi, melakukan negosiasi, dan mengirimkan proposal pengajuan acara. Terkadang prosesnya agak alot, bahkan memakan waktu berhari-hari. Bahkan, setelah semua urusan dengan ekspedisi berhasil pun, kami masih harus mengirimkan proposal ke Tokopedia untuk mengajukan merchandise.

Terdengar melelahkan? Tentu saja. Tapi itu jua lah yang membedakan pengurus Topcommunity Bekasi dengan pengurus marketplace lainnya. Kami tidak pernah datang dengan hanya membawa badan. Kami membawa setumpuk tugas dan permasalahan yang harus diselesaikan. Jadi sepertinya harus saya ulangi, ‘Memperjuangkan kemajuan TopCommunity membutuhkan keikhlasan lebih dari orang-orang biasa‘.

Meski terasa berat, tapi kami semua berhasil menembus batas-batas itu. Terbukti, di tahun 2017 hingga 2018 ini, kami sudah beberapa kali menggelar sejumlah acara nobar plus dengan sukses. Mulai dari Wahana, Kantor Pos, hingga SiCepat. Semuanya senantiasa ramai dengan peserta yang lumayan membludak.

Tentu saja, Kerja keras pengurus tidak akan pernah mengkhianati hasil.. πŸ™‚

 

 

Karena Sudah Seperti Keluarga, Dimanapun Bisa Jadi Nobar

Karena tidak ada aturan yang terlalu spesifik mengenai nobar, biasanya kami cukup sering melakukan nobar. Kadang bisa sebulan dua kali, bisa juga sampai 3 kali. Acaranya pun biasanya ga terlalu formal. Kadang sambil piknik bareng, sambil kulineran, atau bisa juga sambil olahraga. Karena sudah seperti keluarga, ngumpul dimanapun rasanya jadi asyik-asyik saja.

Di malam tahun baru 2018, teman-teman semuanya ngadain nobar sederhana di rumahnya Ray. Seperangkat alat bakar-bakaran dan setumpuk sate pun disiapkan. Jadilah di malam pergantian tahun itu semuanya ‘berpesta’ makan sate dan sosis. Sayang sekali saya gabisa ikut, karena waktu itu pulang kampung πŸ™

Salah satu momen nobar terbaik yang terkenang adalah ketika salah satu pengurus, Kak Nur, akan melepas masa lajangnya. Meskipun lokasi pernikahannya kala itu cukup jauh dari Bekasi, tepatnya di daerah Tasikmalaya, tetapi ngga jadi penghalang sama sekali buat teman-teman semuanya untuk berangkat kondangan kesana. Tak lupa naik panggung dengan tetap menggunakan seragam Topcom kebanggaan, tentunya. Hehehe

Momen ini pun diabadikan sebagai salah satu Top Moment di instagram Topcommunity. So sweet πŸ™‚

 

Community Heroes, Serunya Berbagi Ilmu Kepada Masyarakat

Berbagi ilmu jualan sebaiknya ga cuma ke sesama penjual online dong ya. Adakalanya kita juga ingin berkontribusi kepada masyarakat, dengan cara berbagi ilmu berjualan yang kita miliki. Setelah sekian lama, akhirnya muncullah program terbaru Topcommunity bertajuk Community Heroes. Sehingga kami untuk berbagi ilmu tersebut akhirnya bisa diwujudkan.

Karena harta yang dibagi akan hilang tergerus waktu. Namun ilmu yang dibagi, akan terkenang sepanjang hayat.

Program Community Heroes ini agak mirip-mirip nobar. Bedanya, audiensnya bukan sesama anggota komunitas, melainkan dari instansi / kelompok masyarakat yang belum tau dan ingin belajar jualan online.

Sejauh ini kami semua sudah berhasil mengadakan Community Heroes sebanyak 2 kali. Yang pertamaΒ  adalah guru-guru SD dan TK Al-Azhar, sementara yang kedua adalah Kelompok Usaha Penyandang Disabilitas (Kube Penda) yang berada di daerah Rawalumbu. Khusus yang terakhir, TopCommunity Bekasi bahkan mendapatkan perhatian dari sejumlah media massa. Alhamdulillaah..Β 

 

 

Nobar Online? Hayuk atuh lah, kenapa ngga πŸ˜€

Dari sekian banyak TopCommunity di Indonesia, mungkin cuma Bekasi yang paling sering ngadain acara kuis dan sharing berbasis online. Bahkan terakhir saya lihat, metode kuis online nya Bekasi sekarang diadaptasi oleh Comdev untuk kuis di grup Topcommunity Indonesia. Duilee.. ngikut nih ye, ehehe :p

Ketika Topcom Bekasi ngadain kuis, itu sponsornya dari member-membernya sendiri juga. Bentuk sponsornya pun bebas, boleh berupa dana maupun barang dagangan. Yang penting sih satu aja : harus ikhlas, hehehe.

Dari pengurus pun tentunya akan ngasih benefit kepada sponsor, yakni spot iklan khusus di flyer dan instagram.

Selain kuis, Kita juga sering ngadain Shareline alias Sharing Online. Acara ini semacem kelas online gitu, dimana selain ada pemateri, ada juga moderator yang akan menjaga jalannya acara.

Nah, Uniknya Shareline Bekasi, itu sistemnya terbuka untuk siapa saja. Jadi kalau ada member dari kota lain ingin ikutan, ya boleh-boleh saja. Tinggal menghubungi panitia, lalu dimasukkan daftar tamu.

Ketika acara akan dimulai, daftar tamu ini akan dimasukkan semua ke grup. Dan setelah acara selesai, akan di-remove lagi. Keren yak… cuma bekasi doang dah yang bisa begitu πŸ™‚

 

 


 

Waduh, ngomong-ngomong ini niatnya saya cuma mau cerita nostalgia sebentar. Kok malah jadi kebablasan 20 paragraf ya? hehehe.

Gini deh, intinya sih saya ingin menunjukkan kepada teman-teman semua, apa saja yang sudah terjadi dalam satu tahun terakhir. Ini juga sebenarnya belum terlalu lengkap sih, masih banyak hal-hal seru yang belum saya ceritakan. Tapi tangan saya sudah mulai bergemetar, pertanda tulisannya kepanjangan πŸ˜€

Kalau ditanya, apakah bekasi pantas menyandang gelar TopCommunity of The Year? Maka jawabannya sangat jelas : sangat pantas. Apalagi melihat perjuangan kita semua dalam satu tahun terakhir ini.

Dan tentu saja, Kita juga pantas menerima penghargaan dan selebrasi yang lebih mewah lagi.

Hayuk, mana atuh upacarana euy πŸ˜€

 

 

Bekasi, 20 Agustus 2018
Ditulis sambil bersenandung yoayo yoayo nya Via Vallen 10 jam non stop.