Menyusun dan mengelola ide di dalam kepala itu gampang-gampang susah. Kadang di tempat-tempat tertentu yang tak terduga – semisal toilet atau saat di angkot – mendadak otak kita bekerja dengan sempurna, menghasilkan ragam ide brilian yang luar biasa. Membuat kaki jadi gatal ingin segera beranjak. Tangan kebas ingin segera bekerja.

Tapi apa daya, ketika telah tiba di kantor; kita mendadak disuguhi dengan ragam problema dan kegiatan. Entah rekan kerja ngajak meng-ghibah, pelanggan yang mendadak visit, atau peralatan kantor mendadak amsyong. Akhirnya ide-ide brilian tadi pun menguap, hilang entah kemana. Saat kita mencarinya, ia pun tak pernah kembali.

Oleh karena itulah kita perlu sesuatu yang bernama sticky notes. Sebuah kertas berbentuk kotak dengan sedikit lem di sisinya, menjadi media yang pas untuk mengabadikan segala ide yang terlintas di kepala kita. Dan seiring kemajuan teknologi, sticky notes ini pun mulai berubah bentuk dari medium fisik, menjadi medium digital di komputer dan perangkat lainnya. Sejalan dengan semakin banyaknya manusia milenial yang lebih banyak kerja di depan layar ketimbang luaran.



Untuk para pengguna desktop pasti sudah familiar dengan namanya sticky notes ya. Entah di windows, macintosh, atau linux sekalipun pasti keberadaannya selalu ada dan dibutuhkan. Ia jadi teman setia para pekerja untuk mencatat deadline pekerjaan atau tempat penampungan ide seperti yang saya biasa lakukan.

Akan tetapi, sticky notes bawaan operating system ini punya satu kekurangan yang saya paling ngga suka, yaitu : berantakan.

Makin banyak makin runyam, riweuh kalo kata orang sunda.

Yap, untuk saya yang suka punya buaaaaanyak banget ide yang entah kapan bakalan digarapnya, sticky notes yang saya buat pun lama-lama akan menumpuk di layar, dan itu nampak sangat-sangat-sangat mengganggu untuk saya yang terbiasa melihat desktop dan file dalam keadaan rapih dan bersih.

Oleh karena itu, saya pun mencoba mengubek-ubek seisi internet untuk menemukan alternatif sticky notes yang lebih baik dengan tampilan yang lebih ‘clean’ dan nyaman dipandang mata. Hingga akhirnya, saya pun menemukan solusi berikut ini.

 

Stickies – Sticky Notes Gratis Tapi Banyak Fitur

Untuk mendownload aplikasi ini, kamu bisa mengunjungi website pembuatnya di DISINI Aplikasi ini gratis, jadi kamu ga perlu rogoh kocek apapun untuk menggunakannya. Ukurannya pun lumayan liliput, cuma sekitar 2,9 Mb aja. Masih lebih kecil dari ukuran mp3 lagu yamet kudasi – arara kimochi yang entah kenapa suka terngiang di kepala.

Tapi, kenapa harus pake aplikasi stickies ini? Dan, apa pula bedanya sama sicky notes bawaan?

Oke, mari saya jelaskan kelebihannya satu per satu ya.

 


1. Ada Banyak Opsi Skin Tersedia

Kita mulai dari skin ya. Jadi si stickies ini dibekali empunya dengan banyak opsi skin yang bisa kita unduh. Ada banyak opsi looks seperti style Vista, Mac OS, atau bahkan MS word. Dan tiap skin bisa memiliki tombol fungsionalitas yang berbeda, semisal tampilan ala MS word ada banyak tombol untuk mengatur ukuran teks dan setting rata kanan atau kiri. Meski begitu, saya akui memang sebagian besar skinnya sudah outdated alias jadul pisan. Maklum lah, namanya juga software gratisan.

Skin yang kita pilih tidak bersifat global ya. Jadi satu notes dengan notes lainnya bisa berbeda skinnya satu sama lain. Ini yang saya suka sih, jadi kita leluasa banget untuk ngatur tampilan notes agar terhindar dari kebosanan.

 

 

2. Ada banyak fitur yang useful

Selain tampilan yang bisa di-kustomisasi, stickies juga dilengkapi dengan banyak fitur adjustment yang bermanfaat banget. Coba aja klik kanan di salah satu notes, kalian akan disambut sebuah menu panjang berisi fitur dan penyesuaian yang bisa kalian lakukan. Saya coba jelaskan beberapa ya :

  • Print – Ini sih ga perlu dijelasin sebenernya. Fungsinya ya buat nge-print langsung notes kita.
  • Sleep – Menghilangkan notes untuk sementara waktu sesuai waktu yang kita inginkan. Bisa setengah jam, sejam, atau bahkan beberapa hari. Berguna banget kalau kalian pengen nunda sebuah ide agar bisa fokus ke ide yang lain.
  • Alarm – Fungsinya buat ngasih reminder kita di waktu atau jam yang kita tentukan. Ini cocok sih kalo lagi dikejar banyak deadline di satu hari yang sama.
  • On top – Bikin notes jadi selalu ada di atas aplikasi yang lain.
  • Set title – Ngatur judul notes biar gampang dibedain satu sama lain.
  • Set colour – Ngatur warna notes biar bisa beda satu sama lain.
  • Lock content – Mengunci notes biar ga sengaja kehapus atau terkena ketikan tak disengaja.
  • Opacity – Ngatur tingkat transparansi notes.
  • Solo – Bikin notes jadi joget-joget ala Jeni Blekping. Eh, canda deng. Ini buat nyembunyiin semua notes kecuali yang kita pilih. Biar fokus gitu lah.

Dan ada masih beberapa opsi pengaturan lain yang bisa kalian coba. Silahkan dieksplorasi sendiri ya, saya juga belom coba semuanya kok.

 

 

3. Fitur Favorit Saya : STACK!

Daaan salah satu fitur yang paling saya suka (dan sengaja saya kasih tau belakangan), adalah STACK. Well, apa itu stack? Kalau merujuk pada kamus bahasa inggris, stack artinya tumpukan atau susunan. Dan tentu saja sesuai definisinya, stack ini berfungsi untuk mengorganisir berbagai notes yang kita buat menjadi beberapa susunan kategori sesuai kebutuhan kita. Misalnya, ada stack untuk kategori pekerjaan, ide tulisan untuk nge-blog, catatan keuangan, daftar pekerjaan freelance, dan lain sebagainya.

Stack ini sendiri berbentuk kotak persegi panjang dengan tulisan judul berukuran besar. Warna antar stack bisa kita atur agar lebih mudah untuk mengenali dan dibedakan satu sama lainnya.



Nah, kalau daftar stack ini sudah selesai kita buat, selanjutnya kita tinggal mengkoneksikan saja tiap-tiap notes yang kita buat dengan cara klik kanan di notes tertentu, lalu pilih stack mana yang akan kita koneksikan. Setelah semua notes selesai dikoneksi satu sama lain, kalian tinggal coba aja untuk klik dua kali di salah satu stack, dan VIOLA!

Kini sticky notes kalian bisa nongol dan ngilang tergantung dari kategori stack mana yang ingin kalian munculkan. Dan ini tuh, estetique banget! Sebanyak apapun notes yang kalian buat, kalian bisa menghilangkannya saat tidak perlu dan memunculkan lagi ketika kalian ingin melihatnya. Tamvan banget kan yak.

 

 


 

Kelebihan : Gratis, banyak fitur keren, kecil dan ga ngabisin banyak resource.
Kekurangan : Skin banyak yang outdated.

 

Demikianlah tips & trick saya di hari ini, semoga bermanfaat untuk kalian semua ya. Kalau merasa bermanfaat setelah membaca konten yang saya buat, silahkan klik tombol di bawah untuk traktir saya jajan kopi ya!

Nih buat jajan

 

Bekasi, 24 September 2021
Ditulis sambil melihat berita kerusuhan lokal di tv nasional