Sudah menjadi tradisi bagi keluarga kami untuk berkumpul bersama di momen lebaran. Dan dalam dua tahun terakhir ini, tempat berkumpulnya jadi lebih spesifik, tertuju pada satu tempat saja, yakni Agrowisata Jalaksana.
Apalagi semenjak Abah dan Emak berpulang, suasana lebaran memang terasa sedikit berbeda. Tak ada lagi momen ‘sungkem kepada sepuh’, dan beberapa anggota keluarga di Kuningan pun mulai terpisah-pisah, meniti keluarga di beberapa daerah yang berbeda.
Makanya, acara kumpul keluarga ini jadi semacam acara wajib, yang selalu dilakukan di lokasi yang sama.
Kenapa harus Agrowisata Jalaksana? Well, alasannya mungkin sederhana ya. Selain karena lokasinya cukup mudah diakses, harganya tiketnya murah, trus ada banyak gazebo besar yang cocok untuk jadi tempat kumpul bersama. Makanya kita sekeluarga cocok lah buat ngumpul rutin disini.
Daaaaan kalau kalian mau tau, sebenarnya Agrowisata Jalaksana ini sudah pernah saya bahas di blog saya beberapa tahun silam. Tepatnya di bulan Juni 2019, alias sudah sekitar 7 tahun yang lalu!

Dan selama 7 tahun itu, jujur menurut saya nggak begitu perkembangan si disini. Secara fasad masih sama persis, dan fasilitas di dalamnya pun nggak yang berubah signifikan.
Nanti deh, pokoknya bakal saya bahas satu per satu ya. Yang penting tolong dibaca perlahan sampai tuntas. Jangan di-skip, dan jangan komen pake bantuan AI.
Yang ketahuan komen pake AI, saya laporin ke Kementrian Luar Negri, biar dikirim ke Negara Timur Tengah yang lagi konflik!
Akses Menuju ke Agrowisata Jalaksana

Sesuai namanya, lokasi Agrowisata ini ya tentu berada di Desa Jalaksana. Lebih tepatnya, untuk akses masuknya berada persis di samping Puskesmas Jalaksana.
Nanti ada semacam jalan setapak, yang membelah area persawahan dan ditemani view nan indah dari Gunung Ciremai yang menjulang. Tapi tenang saja, jalan ini cukup lebar kok, sehingga bisa dilewati oleh berbagai kendaraan baik itu motor maupun mobil sekalipun.
Tapi berhubung rumah saya berada di Padamenak, yang posisinya dekat dan berseberangan, jadi kami semua memutuskan untuk berjalan kaki saja dari rumah.
Lumayan lah. Selain nambah-nambahin jumlah langkah, pemandangan sawah nan hijau dan awan-awan indah yang menyelimuti Gunung Ciremai menjadi pemandangan yang menangkan hati.
Membuat langkah terasa lebih ringan, dan setiap nafas jadi terasa lebih segar.

Aaaaah.. Syahdunya.
Sayangnya ada satu hal yang menurut saya agak kurang nih ya. Jadi sepanjang jalan itu, akan ada beberapa struktur besi yang niat awalnya sih bakal jadi media untuk berbagai jenis tanaman rambat. Macem anggur lah, misalnya.

Tapi mungkin karena budidayanya pun gak gampang kali ya, makanya struktur besi ini dibiarkan kosong saja. Tak ada tanaman apapun, sama seperti apa yang saya temukan 7 tahun yang lalu, hahahaha.
Setelah 5 menit berjalan kaki atau sekitar 500 meter, akhirnya sebuah plang besar bertuliskan Agrowisata Jalaksana pun menyambut kedatangan kami.


Pssst.. Tak jauh dari plang tadi, ada juga sebuah kolam… yang sayangnya tidak bisa digunakan untuk berenang ya. Di tengah-tengah kolam ini ada dua buah ornamen bentuk love gituuuu.. yang kalo ditanya fungsinya buat apa, jujur saya pun ga ngerti, hahaha.
Gatau dah kenapa warga Kuningan mah kayaknya demen benerrrr ya sama objek berbentuk love love gini. Instagrammable ceunah.
Harga Tiket Masuk & Fasilitas

Sebenarnya untuk harga tiket masuk ke Agrowisata Jalaksana ini cukup murah meriah ya. Cuma Rp. 8.000,- aja per orangnya.
Tapi berhubung kami semua datang di momen Idul Fitri, maka pastinya ada penyesuaian lah yaaaa. Jadi ada semacem tarif khusus gitu, yang berlaku khusus di momen semacem ini.
Kalo kata orang Kuningan mah, “Marema’an”
Dan untungnya naiknya pun gak terlalu drastis ya. Cuma jadi Rp. 10.000,- aja per orangnya. Yha, keitungnya masih lumayan terjangkau lah. Apalagi di dalam area Agrowisata ini tuh, sebenarnya ada beberapa fasilitas menarik. Mulai dari…
Kolam Renang

Iya, kalian gak salah baca. Harga tiket semurah itu, ternyata sudah termasuk tiket untuk masuk ke dalam area kolam renang. Cuma yaaa.. jangan terlalu berharap banyak lah ya. Kolam renang disini mah, ukurannya kecil aja. Jadi lebih cocok untuk hiburan anak-anak semata.
Tapi biarpun begitu, tetap saja berenang di area sini tuh punya sensasi tersendiri. Pertama, karena airnya murni dari pegunungan, sehingga terasa dingin dan menyegarkan. Dan kedua, pemandangannya itu lhoooo.. amazing sekali.
Kapan lagi coba, bisa menikmati kolam renang yang ada di tengah-tengah persawahan, dengan latar belakang Gunung seindah ini.

Meski begitu, ujung-ujungnya mah yang berenang cuma Abah sama Putri aja. Saya waktu itu lagi males kena air dan basah, soalnya nanti ribet kudu ganti-ganti baju lagi.
Biarlah, mumpung Abahnya lagi pengen ngasuh cucu. Jadi saya tinggalin aja mereka berdua disana, hahaha
Ragam Mainan Anak



Untuk para bocil-bocil yang gak pengen berenang, disini pun sudah tersedia opsi hiburan alternatif. Yha walaupun pilihannya gak banyak ya, palingan cuma ada ayunan sama jungkat jungkit aja.
Udah, ga ada apa-apa lagi.
Eh ada si, mainan opsional seperti melukis dan main pasir. Tapi kalo ini sih, emang ada pedagang yang berjualan. Bukan dari pihak Agrowisatanya yang ngadain. Trus ditambah lagi, saya pun lupa fotooo..
Jadi wis, anggap aja lah hiburan opsional. Soalnya kan belum tentu ada terus.
Gazebo & Area Terbuka Hijau

Nah, ini yang jadi salah satu fasilitas paling menarik si.
Fasilitas yang membikin beberapa kelompok serta keluarga besar, mantap untuk melaksanakan acara kumpul keluarga di Agrowista ini.
Dimulai dari beberapa gazebo beragam ukuran, yang bisa digunakan untuk jadi tempat kumpul ngeriung keluarga. Sayangnya saya lupa buat foto area gazebo keluarga saya ngumpul euy, padahal ukurannya mah sekitar 3 kali lebih besar dari foto gazebo di atas barusan.
Nganu, malah berasa kayak pendopo malahan.

Daaan, disini pun ada banyak area terbuka hijau gitu. Alasnya berupa tanah yang tertutup rerumputan gitu, sehingga nyaman saat dipijak dan cocok untuk jadi tempat retreat ataupun outing keluarga.
Di momen kedatangan kami, nampak ada sebuah grup yang sepertinya sedang melakukan ragam permainan outdoor yang menyenangkan. Seru sih kayaknya ya, tapi berhubung di keluarga saya mah udah banyak yang sepuh, rasanya terlalu mustahil untuk ngadain games outdoor yang ribet cem begitu.
Ragam Fasilitas Lainnya
Ya, selain beberapa fasilitas yang saya sebutin tadi, ternyata ada beberapa pilihan fasilitas yang bisa digunakan jika kalian mampir kesini.
Mulai dari camping, tenda, sampai karaoke seru dan nyanyi bersama-sama. Semuanya bisa kita pesan, dan harganya pun terhitung sangat terjangkau.
Dah lah kalo kalian penasaran, langsung cek aja Instagramnya ya ges.
Makan-Makan Bersama Keluarga Besar


Berhubung acara ini merupakan momen kumpu keluarga besar. Maka diputuskan untuk sistemnya pun potluck gitu ya. Dimana setiap keluarga itu wajib untuk membawa satu jenis makanan, untuk nantinya disajikan dan dimakan bersama-sama.
Makanya, menu yang tersaji pun jadi banyak dan bervariasi. Mulai dari cumi-cumi, karedok, tahu, ampas kecap, sampai telor asin pun semuanya tersedia!
Langsung saja lah ya, semuanya berebut untuk mengambil makanan satu per satu. Tak terkecuali saya juga, yang memang doyan benerrrr deh sama cumi, hahaha.


Bermain dan Berfoto dengan Latar Ciremai

Sesungguhnya tak banyak agenda lain di hari ini selain berkumpul dan bercengkrama bersama, meluapkan rasa rindu serta bertukar cerita. Niat awalnya sih, setelah makan ini kami hanya akan berfoto bersama, lalu lanjut kembali ke rumah masing-masing.
Tapi eittttsss… tentu gak seru banget dong kalo acaranya cuma gitu doang.
Jadi akhirnya, Fatimah mencetuskan idenya untuk bikin semacam games gitu, yang bisa memecah dan mencairkan suasana.
Games-nya sih sederhana aja ya. Cuma berbentuk tantangan untuk memasukkan bola pingpong ke dalam gelas plastik. Yang mana dalam gelas plastik ini, nantinya ada beberapa doorprize yang dibawa pulang.
Awalnya yang mau ikutan tuh cuma bocil-bocil aja. Tapi dasarrrr yaa.. Mungkin karena diliatnya seru, akhirnya satu per satu orang dewasanya pada ikutan juga. Malahan, mereka yang lebih semangat jadinya. Berasa benerrr dah persaingannya, sikut-sikutan satu sama lain, hahahaha.
Yak, kurang lebih itu aja si cerita saya dan Agrowisata Jalaksana kali ini.
Semoga aja, tahun depan masih diberikan umur panjang, supaya bisa berkumpul dan bersilaturahmi di spot yang sama lagi.
Akhir kata, saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun.
Ke Cikini nyari rusa menjangan
Pulang sekolah, jalannya eh mundur
Tulisan ini kayaknya udah kepanjangan
Udah lah, saya mau lanjut tidur
Bekasi, 10 April 2026
Ditulis setelah bertemu teman-teman blogger dan lanjut Badminton.
Menyala dengkulku!




Kayaknya kalau di kampung ada tempat wisata begitu udah jadi idaman Mas, apalagi ada kolam renangnya. Di daerahku kolam renang ya kaya gitu, sederhana dan kotak aja gtu. Meski begitu aja tapi penggemarnya pasti banyak. Kami dulu mah udah denger mau berenang aja semangat banget mpe nggak bisa tidur. Apalagi momen lebaran, wuihh komplit banget.
Iya ya keknya yg suka love love gitu nggak cuma warga Kuningan deh, punyaku Kab Semarang juga. Setiap ada tempat wisata baru pasti ada love lovenya
Tapi untuk harga tiket segitu sih worth it banget, keluarga udah pasti hepi, apalagi anak-anak, bakal hepi si. Kalau warga Jakarta ke situ so pasti pemandangan sawahnya yg bikin betah. Fasilitas boleh sederhana tapi suasana mewah
Nah, bocil mahhh asalkan bisa berenang, pasti senang betulll.. Biarkata kolamnya kecil geh, gak masalah wkwkwk.
Iyess mbak. kalo hari-hari biasa, 8 ribu menurutku udah oke banget. Anak kecil bisa berenang, bisa menikmati pemandangan sekaligus bersantai pula. Oke banget lah.
Bagusnya, ada tempat riadah berdekatan rumah orang tua, boleh berjalan kaki saja. Lagi ada pondok, jadi boleh makan ala piknik satu keluarga. Dari gambar, nampak nyaman saja suasana, tidak panas. Alhamdulillah, memang baguslah dapat lakukan aktiviti begini bersama keluarga. Pemandangan gunung di belakang pun cantik! 🙂
Alhamdulillah, dekat betul mbak ini. Apalagi ditemani pemandangan indah, jadi makin tak terasa.
Terima kasih banyak mbak tot
Wah seru sekali family gathering macam ni. Release tension orang bule bilang. Hehe
Sesekali dapat spend masa dengan family memang bagus sekali yaaa. Liburannya juga murah dan berbaloi.
Hahaha, betuull.. rasanya seperti melepas penat betul.
Saya pun rasa tak sabar ingin segera lebaran lagi
Cantiknya pemandangan di sana. Indonesia memang kaya dengan tempat percutian yang pelbagai. Gunung ada, pantai ada, semua ada!
Daann… yang paling ditunggu-tunggu adalah makan potluck lah kan? Syukur rezeki dikongsi bersama
Betul, mantap benar pemandangannya ya uncle.
Ada rencana mau main ke Kuningan juga kah? hihihihi
Saya suka green scenery begini. terapi mata sangat. cuaca nampak sungguh nyaman juga!
walaupun tiada apa2 penambahan sejak 7 tahun lalu, tapi tempatnya tetap cantik di mata saya! tiket masuk pun murah juga.
terhibur tengok games tu xD kalau saya yang campak bola pingpong tu, sampai kesudah laaa tak masuk2 dalam cup. idea menarik untuk gathering sama keluarga dan rakan2
Sedih si emang kalo pas ngumpul lebaran gini psn momen kumpul bareng ortu atau tetua, kalo udah gak ada rasanya gimana gitu ya, ada yang ilang,
sukanya di sini tu masih alam gitu, jadi cukup banyak wisatanya, agak mlipir juga ternyata cukup beragam ya mas, adem sejuk, nah kalo udah makan” gini mah ciri khas kita banget ya, ngumpul jadi satu, makan bareng jadi seru, enggak perlu beli bawa bekal masing-masing di kumpulin ge jadi banyaak hihi…