Mendadak Kumpul Bareng Temen-Temen Blogger di Ajwad Resto, Kebayoran

Saya kira istilah ‘yang direncanain bakal batal, yang dadakan pasti jadi‘ itu cuma isapan jempol belaka. Ternyata itu benar adanya, bahkan dalam acara pertemuan bersama teman-teman blogger kali ini, ceritanya malah lebih absurd lagi. Asli deh, unpredictable.

Cerita kali ini diawali oleh keisengan saya saat menjawab sebuah kuis di grup WhatsApp untuk Blogwalking. Jadi di grup ini tuh yaa, ada satu kebiasaan untuk yang sudah rutin terlaksana. Tiap kali sesi selesai, peserta terakhir harus memberikan sebuah potongan lirik lagu, untuk kemudian ditebak apa judul lagunya dan siapa penyanyinya.

Nah, di sesi kemarin, kebetulan peserta pamungkasnya adalah Mas Yonal (Liscenzia.com). Beliau menuliskan potongan lirik sebagai berikut :

Dunia pasti ada akhirnya…
Bintang-bintang pun ada umurnya…

Saya langsung tahu betool apa judul lagu itu : Bergema sampai selamanya, dari Nadhif Basalamah. Kebetulan memang beberapa waktu terakhir ini, saya sedang menggandrungi karya-karya beliau.

Cuma yaa, saya kan orangnya iseng ya. Alih-alih menuliskan jawaban dengan benar, yang saya tulis malah begini :

Bergema Sampai Selamanya – Khalid Basalamah

Tak berapa lama, jawaban ngawur saya pun langsung disambut dengan koreksi dan derai tawa dari sobat-sobat sejawat di grup. Yaah, it’s kinda my regular jokes lah ya.

Tapi diluar dugaan, ternyata jokes saya itu ditanggapi dengan serius oleh teman-teman blogger yang lain. Provokator utamanya adalah Mbak Lala (Lalakitc.com), yang secara random tiba-tiba bilang begini, “Eeeh.. Tapi Ustadz Khalid Basalamah itu punya resto tauu.. dan lumayan enak. Namanya Ajwad Resto, dan posisinya ada di Condet!”

Setelahnya tentu bisa ditebak ya. Tiba-tiba aja semuanya sepakat untuk ngumpul, mumpung belum masuk Ramadhan katanya. Dan yang paling absurd, tau-tau udah ada voting tanggalnya pulak di dalam Grup. Keputusan akhirnya kita ngumpul di Hari Jum’at, 30 Januari 2026.

Bener-bener random yaa ini orang-orang. Bayangin aja, dari yang awalnya becandain nama ustadz, eeeh.. tau-tau jadi ngumpul di restonya ustadz. Definisi dari realisasi pertemuan seringkali di-trigger dari hal sebercanda itu.

Well, long story short. Meskipun sempat agak ngang ngeng ngong perkara jadwal saya sudah cukup padat di akhir Januari itu, namun akhirnya saya tetap memutuskan untuk datang.

Abisan ya, momen ketemu temen-temen blogger kan memang langka banget, jadi sayang banget kalo sampe dilewatkan.

Ajwad Resto yang Lumayan Fancy

Dasar saya males manjat-manjat grup ya, akhirnya ketulah, miskom sendiri. Karena beberapa jam sebelum keberangkatan, saya baru ngeuh kalo ternyata lokasi meetup-nya digeser lumayan jauh. Bukan di Ajwad Resto cabang Condet, tapi di Kebayoran Baru. Heyyaaaah…

Di titik ini sebenernya saya agak galau, baiknya kesana naik apa ya? Sempet kepikiran untuk naik LRT, KRL atau bahkan Transjakarta. Tapi setelah mengingat-ingat bahwa ini hari Jumat terakhir di bulan Januari, sepertinya apapun transumnya, tetap akan berakhir menjadi pepes alias desek-desekan.

Dah lah, ujung-ujungnya teteup bawa motor ajaa…

Saat pertama kali melangkahkan kaki masuk ke dalam, sejujurnya saya agak kaget bercampur bingung ya. Agak terperanjat, karena untuk sebuah restoran bernuansa islami.. Ajwad resto ini lumayan fancy. Dekorasinya minimalis, dengan beberapa hiasan dinding dan furnitur dengan aksen kayu yang menambah kemewahan.

Batin saya langsung bergumam, “Apa jangan-jangan fine dining ya ini?”.

Jujur agak panik, karena saya gak terbiasa table manner. Biasa hari-harinya makan di warteg sambil kakinya ngangkat sebelah, gimana yak.. jiahahaha

Tapi yowislah, saya pun lanjut masuk ke dalam. Selangkah demi selangkah, saya melewati anak tangga berwarna merah menuju ke lantai dua. Perlahan, mata saya menangkap teman-teman blogger yang sedang duduk santai di sebuah meja panjang..

“Wah, itu mas Fajar tuh..”, semuanya langsung menengok, berlomba melempar senyum.

Saya sebutin aja semua yang ada disana satu per satu yaa. Biar kalian yang penasaran, bisa langsung mampir ke blognya masing-masing juga.

Lah ini saya lanang seorang diri ya? wkwkwk | Credit : Fenni Bungsu

Diantara nama-nama barusan, yang paling berkesan bagi saya adalah Mbak Lendy. Karena ini adalah pertemuan pertama saya dan beliau, setelah biasanya hanya bertegur sapa dan bercanda lewat grup saja.

Kalau nama-nama yang lainnya sih, kebetulan sebelumnya sudah pernah bertemu di beberapa event yang berbeda.

Kala itu Mbak Lendy mengenakan cadar hitam, hijab hitam, dan pakaian hitam pula. Seakan sudah janjian, saya dan teman-teman lainnya pun menggunakan pakaian yang senada. Heran, kok bisa kebetulan begitu ya.. hahaha.

Yang bikin saya kagum, Mbak Lendy ini keliatan enerjik sekali. Beberapa kali kami semua ngobrol seputar berbagai hal, mulai dari konten blog, update kehidupan, sampai hal random seperti perbedaan kultur dan bahasa antar etnis.

Selain nyambung ngobrolnya, Mbak Lendy pun macem nggak abis-abis lho semangatnya. Enerjik pisan.

Saya tebak Mbak Lendy ini kayaknya punya shio Belut Listrik. Soalnya aura positifnya nyebar dan ‘menyetrum’ siapapun di dekatnya, hahahaha

Langsung Makan, No. Foto Dulu, yes.

Ya, begitulah kirasanya satu kebiasaan yang tak bisa terhindarkan kalo ketemu sama temen-temen blogger. Tiap kali ngumpul di restoran, haram hukumnya untuk langsung memakan pesanan yang sudah datang.

Pokoknya tiap ada pesanan yang sampe, langsung digilir foto bergantian, hahaha

Seiring waktu bergeser menuju Ashar, satu per satu teman blogger yang lain pun berdatangan menyusul. Diantaranya ada Mbak Istiana (Momopururu.com), Mbak April (Keluargahamsa.com), dan Mbak Maya (Bunda3f.com)

Nah, berhubung tim juru fotonya makin banyak, alhasil saya pun jadi gak banyak foto-foto deh ya. Nganu, kebetulan hape saya sekarang pun memang agak kureng hasil jepretannya. Alias, burik banget. Pikir saya tunggu aja lah hasil jepretan yang laen, hehehe

Maka dari itu, dengan ini saya umumkan bahwa foto-foto dibawah ini adalah jepretan dari beberapa temen blogger lain. Dan mostly dari Mbak Lala sih. Thankyouuu Mbak Lala.

Daaan karena banyak, maafkeun saya pun agak lupa masing-masing pesanannya apa saja. Yang saya ingat tuh Mbak Lala, Mbak Nik dan Mbak Fanny kompakan pesen Kambing Bakar madu. Mbak Fenni memesan bubur khas arab yang warnanya kuning gitu.

Credits : Lalakitc.com
Credits : Lalakitc.com

Sementara saya… Ah, saya ada pantangan makan Kambing. Jadi biar aman, saya memutuskan untuk meminang comfort food saya, yakni nasi goreng ayam. Minumnya susu vanilla, yang ternyata rasanya lumayan mirip sama menu serupa yang ada di Solaria. Seger banget ges.

Untuk harga-harga menu disini memang agak tinggi, tapi nggak yang overprice kok. Untuk minuman kisaran 30-ribuan, dan makanan start from 40 ribuan. Menurut saya harga segitu masih oke sih, karena memang tempatnya lumayan fancy dan suasananya pun asyik untuk ngobrol lama.

Ada satu hal yang bikin saya rada salfok, yakni LCD TV yang ada di sudut ruangan. Bukan apa-apa, sepanjang kami nongkrong tu TV disetelin video ceramahnya Ustadz Khalid Basalamah terus. Sementara di saat yang bersamaan, semua pengunjung kan pada fokus sama obrolannya masing-masing yaa.

Jadi agak kesian, berasa dicuekin. heuheu

Semakin Sore, Semakin Dalem Obrolannya

Jumlah personil lengkap sebanyak 10 orang ini tak berlangsung lama, karena perlahan tapi pasti, satu per satu dari anggota yang ada harus pulang duluan, mengejar kesibukannya masing-masing. Yang paling awal pulang adalah Mbak Fenni dan Mbak Ire, lalu disusul oleh Mbak Isti, Mbak April dan Mbak Maya.

Nah, dikala sisa anggotanya makin sedikit inilah.. obrolan yang tersaji makin dalem, dan juga makin intens. Dari yang tadinya ngobrolin seputar blogging, ratecard, dan traveling; merembet ke berbagai pembahasan seru lainnya.

Misalnya Mbak Mei, yang bercerita tentang … *sebagian teks hilang*

Dan cerita tersebut pun diamini oleh Mbak Fanny, yang kemudian bercerita juga bahwa ternyata… *sebagian teks hilang*

Penasaran ya? Makanya.. ngumpul sini, hahahahaha.

Kopi Khas Ajwad Resto | Credits : lalakitc.com

Seiring obrolan yang makin seru dan intens, saya pun memesan secangkir kopi tambahan. Beberapa hari terakhir ini memang jam tidur saya agak kacau, kadang mendadak insomnia dan nggak tidur semaleman, bahkan seharian penuh.

Oleh karena itu, saya pun memesan secangkir kopi dengan harapan bisa sedikit menahan laju kantuk di pelupuk mata. Cuma saya lupa, ini kan resto khas timur ya.. jadi kopinya pun agak beda.

Namanya Ajwad Gahwah. Semacem kopi item, tapi diberi tambahan kapulaga.

Rasanya gimana? Well, kalo yang udah terbiasa sih mungkin nggak akan kaget ya. Tapi buat saya yang gak begitu familiar, aroma kapulaga ini lumayan nyegrek dan mengagetkan saat dihirup. Kuat banget aroma rempahnya, sampe-sampe kopinya pun kalah.

Efeknya joss sih ya, bikin saya langsung melek. Tapi aftertaste nya jujur agak aneh, bikin saya jadi gak sanggup untuk menghabiskannya.

Paragraf Penutup

Kami semua berkumpul seru, sampai waktu benar-benar mendekati senja. Begitulah kalau kumpul sama teman-teman sefrekuensi, waktu rasanya cepat berlalu. Saking asyiknya tiap untaian obrolan yang mengalir.

Denger-denger sih, acara berikutnya adalah kegiatan trekking yang akan dilaksanakan pasca lebaran. Bagaimana realisasinya? Yaah, kita tunggu aja lah ya. Moga aja ada yang ujug-ujug ngajakin dan ujug-ujug jadi, macem acara hari ini.

Oya, special thanks untuk Mbak Fanny atas kegiatan hari ini. Doa terbaik untuk dirimu dan keluarga yaa, semoga senantiasa dimudahkan rezekinya dan sehat wal afiat sekeluarga.

Amiiiin…

Bekasi, 10 Februari 2026
Ditulis sembari melihat daftar todolist yang tidak ada habisnya.


Yuk, bantu penulis agar makin semangat membuat tulisan baru.
Kamu bisa melakukan transfer secara langsung ke rekening BCA : 6871338300.

Untuk info ratecard dan ajakan kerjasama, silahkan klik tombol berikut :

Fajar Fathurrahman

A Man with frugal style living. Sering dikira pelit, padahal cuma males keluar duit.

More Reading

Post navigation

74 Comments

  • Sedih sekali kumpul-kumpul para blogger di Ajwad Resto ini. Karena biasa berjumpa secara online pada akhirnya bisa ketemu langsung secara offline. Yang biasa membaca blognya airnya bisa ngobrol langsung dengan orangnya. Seperti Kak lendy yang biasa saya baca soal drama Korea dan sebagainya ternyata sangat enerjik orangnya. Ya silaturahmi itu memang membawa rezeki yang salah satunya adalah pertemanan yang baik ini

  • Akhirnya bisa baca detail keseruan kalian di Awal. Kaget lho pas baca di grup kok akhirnya jadu meet up. Random banget ya yang awalnya tebak lagu mendadak jadi meet up. Berharap someday bisa meet up dengan teman blogger. Pastu seru banget

  • Iyaa seru banget grupnya tuh tahu-tahu lho kopdar di restoran Ustaz hihihi random banget dan Alhamdulillah terlaksana dengan personil yang cukup banyak ya bahkan ada Lendy dari Bandung… Alhamdulillah bisa berkumpul sebelum Ramadan..

  • Saya pun tertawa sendiri saat membaca Nadhief Basalamah jadi Khalid Basalamah meskipun hurufnya gak jauh beda tapi irangnya jauh berbeda wkwkwk. Satu penyanyi satu lagi ustadz….tapi seru yaaa jadinya gegara salah jawab itu jadi meet up deh di Ajwad Resto…saya kebagian menyimak aja dari jauuh hehehe….

  • wahhh meriahnya. ni gathering bloggers lah yer! Mbak fanny ada di situ 😉 saya plan nak pergi jakarta tahun ini dengan teman2 blogger dari malaysia cuma belum decide bila, may be selepas bulan jun/july (sebab dah janji nak visit fanny)

  • Ini dia nih yang ditunggu tunggu. Artikel meetup yang berawal dari tebakan lagu penutup. Heuheu. Keren banget bisa langsung cocok dan jadi waktunya. Semoga manjang terus silaturahminya ya..

  • Lah Cowok sampean doang mas… Kuat nggak mas kalau dirame-ramein. ( just kidding )

    Dulu saya pernah kopdar dengan blogger Mwb Bedanya ceweknya cuma satu.

    Kalau sama blogger pernah tahun 2010 di Surabaya itupun cowok semuanya.

    Tapi salut gue sama luh meski cowok sendirian tetap datang tanpa ragu dan malu. Mantap mas Lanjut terus.

    • Lah masalahnya dimana mas? Selama masih punya hobi yang sama, menurutku perkara gender bukan hal yang perlu dipermasalahkan.
      Malah ciwi-ciwi begini, keren-keren lho. Jadi banyak kebuka pintu rezeki, entah jalur job atau peluang2 lainnya.

  • wahhhh best nyaaaa dapat bertentangan mata macam ni… dah macam reunion sekolah pun ya hahaha… makan makan… berbual-bual… sesuatu yang tak boleh dibeli dengan wang ringgit…

  • Serunya bisa berkumpul dengan bloher grup “i’m Bloher” ya Kak :p btw Teh Len mainnya jauh juga yah sebagai wargi Bandung bisa nyangkut ke Kebayoran lagi 😀 terakhir ketemu teh Len thn 2017-an klo ga salah huah sdh lama juga.

    Itu sebagian teks hilang jd penasaran sayangnya kumpulnya daerah Jabodetabek sih sbg bloher asal Cimahi jauh bener kalau kudu ngumpul ke sana 😀

    Dan soal resto kufikir lesehan kak wkwk ternyata ga ya fancy dan aku ngakak part “biasa makan di warteg dg kaki naik :p Bagian “nyegrek” juga kebayang sih kopi dg kapulaga begimana rasanya ;p

  • Seru banget bisa ngumpul bareng kawan-kawan yang biasanya bercandaan di grup ya, Mas. Sang Adam sendirian nih.

    Aku juga sih percaya. Rencana yang dadakan langsung gas tanpa banyak bacot biasanya emang yang lebih sering terealisasi.

    Kalau sudah ngumpul begitu mah kalau butuh foto nggak perlu motrek sendiri. Minta aja langsung ke teman-teman yang lain. Iya nggak sih? Hehehe

    • Ah, udah biasa mbaak. Ini harusnya gak sendirian2 doang si. Cuma yaa apadaya, cowo2nya emang pada gabisa dateeeng.
      Nah buktinya tulisan ini, foto2nya banyak yg comot dari temen2 blogger laen hahaha

  • Huehuehue… Saya yang baca mendadak nangis perkara jauhnya rumah saya. Wkwkkw…
    Tapi beneran seseru dan serandom itu lho mas kalian tuh. Mana bajunya juga kembaran lagi. Udah cem sehati aja..

    Moga² pas eyke ke JKT bisa ikutan kumpul kayak gini. Serrruu.. Terus yg dibahas makin sore, makin dalem perkara masa depan blogger pulak.. ciaaatt..

  • Tumpang seronok melihat gathering teman-teman bloggers Indonesia. Kiranya, satu kepala, phone-nya makan dulu, baru orangnya, demi content blog.

  • Mba lendyyyyyyy, kamu dibilang shio belut listriiiiiik Ama fajaaaar .

    Yaaa kaaan, yg mendadak mah selalu jadiii. Aku tuh kalau udh planning lama, malah males. Yg pake planning lama, hanya kalau ketemuan atau travelingnya Ama suami atau travelmates ku yg biasa. Kalau Ama mereka memang hrs jauh2 hari sebab menyangkut cuti. Dan Krn kami udh sehati jadi plan lama pun pasti jadi.

    Cuma kalau dengan teman2 sekolah, kuliah, blogger, udahlah yg mendadak aja itu .

    Kopinya memang bikin aku kesetrum di awal2 mas. Tapi ntah kenapa malah nagih, sampe habis seteko . Walaupun harus dibalas dengan ga tidur tepat waktu malamnya

    • Hahahaha, orangnya lagi ga ikut BW, gabakalan bacaaaa…

      Wah, saya mah angkat tangan mbak. Seruputan kedua dan ketiga, itu bener2 makin nyegrek ke kepala. kalo dilanjutin, takutnya malah jadi pusing, saking gak terbiasa.
      Kalo efek meleknya sih, mantap ya. Saya pun sempat agak telat tidurnya itu hahaha

  • Tengok interior nya saja uncle tahu ini restoran mahal… Luar kemampuan uncle ni…

    OK, setahu uncle motor di Indonesia disebut speda. Tapi kamu sebut motor… Atau uncle yang salah?

  • Aamiin spesial doa buat mbak Fanny dan keluarga tercinta, semakin berkah dan berlimpah.

    Btw, kayaknya nih yak, sebelum trekking bakalan ada momen bukber nggak sih? Hahahaa.

    Dadakan beneran jadi yak. Seseru dan serandom itu. Nah, kalau Ajwad yang di Condet, banyaknya tempat duduk lesehan lho. Kayak yang disamping jendela. Ternyata yang di Kebayoran emang lebih fancy, menyesuaikan lokasi sepertinya.

    Nah, menu yang mbak Fenni pesen ku lupa namanya. Ngecek di menu online kok kayaknya nggak ada yang mirip, apa itu menu baru yak?

    Setuju, mbak Lendy ini energik banget. Ngobrolin banyak hal dan seru sekali. Lah iya, warna baju di dominasi hitam hahaha se-frekuensi tanpa janjian yah wkwkwkw.

    Alhamdulillah, bisa silaturahmi dadakan dan jadi ya.

  • Ini nieeeehh yang suka bikin ngiri….dari dunia maya WA bisa ketemu langsung mana banyak pula personilnyaaa….duhhh kan aku juga jadi pengen yaaa wkwkwkwk….dan bener banget foto2 nya mba lala tuh dah cakep pisan tajem banget deh hehe
    Btw aku juga penasaran tuh sama ajwad resto,,semoga saja nanti bisa buka ya banyak cabang di luar jakarta jadi aku yang dipinggiran juga bisa ngicipin hehehe…

    • Waah disini mah emang cakep2 semua mbak. Termasuk mbak Eryka juga nih, yyuuukkk kapan kita kopdar mbak. Pengen ke Solo juga, tapi apadaya duit lagi seemprit banget, heuheu.
      Tar kalo ke JKT, mampir2 kesini ya mbaak

  • Asyik banget nih kayanya acara kopdarnya. Sayang beda kota nggak bisa ikutan hehehehe…

    Mbak Lendy emang rame dan asyik ya. Membangun suasana banget kalau ngumpul. Pernah ketemu juga dulu.

  • Ih, pas mba Mei cerita aku masih ada lho, belum pulang ahaha. Soalnya aku pesen teh juga (yang ternyata datengnya satu teko ya xp), jadi ampe itu habis baru deh aku pulang. Itu pun pulang karena takut makin muaceeettt di jalan. Soalnya aku nyetir sendiri dan males juga ya kalau macetnya tambah panjang, huhu. Itu aja udah macet sih pulangnya xp

    Aku pun akhirnya pesen take away aja, tapi pesan yang sama sama Lala, yaitu Kambing Bakar Madu. Soalnya pas lagi bingung milih milih, eh ngeliat piring kosongnya mba Lala, aku malah penasaran itu apa. Pas ngeliat menu, aku pilih menu yang sama tapi porsi yang untuk 2 orang-an sih. Beli 2 supaya bisa dimakan bareng orang rumah juga, hehehe.

    Enaaakkk rasanya. Tapi aku kayak ngerasa kurang puas menikmati makanannya sih, jadi pengen banget ngajak keluarga ke sini lagi kapan-kapan 😀

    • Naah aku pun teringat loh Isti, dirimu masih ada kok saat obrolan intim itu. Aku langsung recall memory lagi, saat itulah aku makin membaca setiap wajah masing-masing hihi.

      Anw si Ajwad Gahwah ini juara kopi hitamnya. Makjoss banget. Melek. Boleh di ulang sih order nanti. Tapi ga bisa sering-sering karena bikin melek banget ha ha ha.

      Ooh ternyata kamu sempat galau ya Jar untuk ikut, aaah untung jadi yaa. Kalau ga manalah bisa aku baca tulisan ini yang bikin aku senyum-senyum, terutama bagian……. (text hilang) makanya ketemu sih wkwkkwk

    • Ahahahaa, maafkaaan.. daku kemaren kurang nyatet, jadi agak lupa masalah detailnya ni. Apalagi waktu itu obrolannya asyik banget ya mbak, saking asyiknya sampe gak inget waktuuu..
      Wah, aku malah bingung kalo serba perkambingan mbak. Soalnya ya emang pantangan aja, gak begitu suka bau kambing. Tapi kalo nasgor ayamnya mah, mantapppp

  • wahh ada kak fanny! seronok tengok geng blogger indonesia berkumpul, selalunya baca tulisan mereka dari screen. bila jumpa secara berdepan jadi asik ngobrol. ternyata cuma mas fajar saja yang lanang ya

  • Iih, seru amat sih mas, eh berasa jadi raksasa gak sih di antara wanita-wanita yang imut ini wkwkkk, saya pernah denger sepintas kafe atau resto punya ustadz Basalamah ini, tapi enggk tau persisnya dimana, cuman tau lewat youtube aja

    Seru ya kumpul bareng bloggers, pngin jugak rasanya, tapi sayangnya saya nun jauh, kalo naik bus damri aja bisa 7 jam kalo dari sini, itupun kalo lancar, yah moga-moga pertemuannya bisa nambah jalinan silaturahim semakin erat ya mas Fajar,amiin..

  • Nah samaan Mas Fajar, sesuatu memang ketemu Teh Lendy. Soalnya daku pun baru kali pertema itu juga bertemu beliau.
    Memang ya sama enerjiknya beliau tatkala menulis drakor di blog hehe.

    Walaupun dibilang dadakan, tapi sih sebenernya gak dadakan juga karena kitanya pakai acara polling dan nentuin jam, sehingga tetap terencana dengan baik buat berjumpa .

    Ini nih uniknya bareng blogger ya, sering ketemunya saat Blogwalking, eh tetiba bisa ketemu secara langsung. Sehat-sehat buat kita semua. Cuss ketemu dadakan lagi dimana ya besok?

  • kopdar sama blogger itu memang seru banget soalnya kayak langsung nyambung gitu walau pertama kali bertemu. jadi kangen juga nih diriku kopdar sama teman-teman blogger. BTW aku baru tahu blog liszencia itu ternyata punya mas yonal selama ini kukira blog perempuan. Maaf ya mas Yonal. He

  • Ga nyangka banget obrolan di group WA yang kadang isinya becandaan malah jadi ajang kopdar penuh kenangan ya mas Fajar. Kita yang di luar Jabodetabek cuman senyum gigit jari deh ngelihat keseruan kalian.

    Jadi kangen ke Jakarta lagi. Bs ktmu temen2 blogger dan ngobrol seru tanpa rahasia. Dan pasti semua ghibah dan sharing2 ilmu dikeluarin smua deh tuh.

    Eksterior dan interior restonya mantap banget. Fancy dan mewah sekali. Tapi masih bs dijangkau oleh dompet kalangan menengah kok ya. Pastinya.

    Smg ntr kopdaran menyusul ke kota2 lain ya. Dan pastinya, mas Fajar ntr biar ga ganteng sendirian di situ wkwkwk.

  • Mentang-mentang sama-sama namanya Basalamah ya Mas hahaha. Tapi justru bisa pada ngumpul. Malah seru. Walau awalnya Mas Fajar salah mengira tempat. Terus banyak yang pakai baju warna hitam ya. Kompak sekali. Padahal ga janjian. Eh.. kalian ga ngomongin saya kan wkwkkw… GR benar saya . Pasti next bakalan mau ngumpul lagi ya…

  • Senengnya bisa ngumpul ama teman-teman sefrekuensi..
    Semoga next aku ada kesempatan nimbrung yakkksss…
    Betewe sepakat banget kalau yang serandom itu malah bakal jadi real..

  • Ya Allah dari salah jawab penyanyi jadi beneraaan ngumpul dan meet up…duh mupeng ikutan kalau aja ada pintu doraemon ke Resyo Ajwad saya langsung kesana deh

    Happy bangeet yaa seru bacanya serasa ikutan ada disitu. Menunya enak enak pulaaak

  • Seronoknya ada perjumpaan antara blogger…sebenarnya Kak SA nak buat macam ni..nak tubuhkan satu group macam ni, sesekali berjumpa, makan2 dan beramah mesra…wujudkan whatsaap group untuk saling wish birthday masing- masing, share apa yang menarik dan info berguna kan…apa pendapat Fajar?

    • Waah, boleh sangat Mbak SA. Kalau bab komunikasi dan relasi, saya memang sentiasa bersedia.
      Tapi kalau nak jumpa dengan blogger Malaysia, rasanya belum boleh. Bolehnya jumpa di Indonesia saja. Nganu… belum ada bajet nak pergi ke Malaysia, hiks

  • Bener banget! Yang dadakan biasanya malah jadi yaaa.. yang direncanakan biasanya malah cuma jadi wacana tok :’) Ah serunya silaturahmi sama temen-temen blogger, jadi kangen sama kakak kakak blogger yang kukenal.. huhu

  • Memang kalau serba mendadak tu seringnya pasti jadi yaaa. Apalagi momennya pas sebelum Ramadan jadi kayak ala2 munggahan hehe.
    Walau perdana ketemu rata2 udah langsung bisa akrab karena terbiasa membaca tulisan di blog masing2 jadi kek bisa paham orangnya kyk gimana ya 😀
    Waahh aku karena nelat jadi nggak kebagian nih pepotoan menu2 makanan yang udah dipesan yang lain.
    Ajwad ini restonya termasuk baru dan kyknya didesai emang buat ngumpul2 rame2 yaa, sayangnya nggak bisa ketemu Pak Ustaz niih, cuma ketemu di layar monitor saja 😀
    Haha jadi kopinya nggak habis nih yaa 😀
    Emang agak unik rasanya, makasih lho mas boleh nyicipin juga haha 😀
    Mungkin kalau kopi2an yang bisa lebih diterima lidah ada di kafenya yang di lantai 3 itu kali yaa.

    • Nah, bener mbak. Kurang lebih, apa yang disajikan dalam tulisan di blog, itu menggambarkan gimana orangnya di dunia nyata lhooo.
      Contohnya saya, yang tulisannya menawan, orangnya pun Tampan. *eaaak bhahaha

      Wah, kopinya kalo mbak mau abisin, gas aja mbak. Aku bener2 gak sanggup wkwkwkw. Unfamiliar

  • Wah di kelilingi mbak2 ya mas. Baru tahu ustaz favorite saya Ustaz Khalid Basalamah ada restoran yang estetik sekali. Pasti seronok ngobrol sama teman-teman blogger.

  • Seru bgt acaranya jd mupeng bgt pengen ikutan. Dulu pas masih tinggal di jkt pernah makan di ajwab resto kalibata, aku sih yes. Hahaha…
    Semoga next janjian lagi aku bisa ikut

  • Ya Allah, makasih lho Mas, promoin blog aku yang sudah lama bersarang, hehe. Aku seneng banget bisa ikut temu blogger untuk pertama kalinya. Banyak yang baru pertama kali kujumpai, contohnya Mbak Fanny, Mbak Isti, Mbak Lendy, akhirnya bisa bertegur sapa. Sayang aku nggak bisa sampai akhir, semoga lain kali bisa ikut lagi dan lebih lama.

    Iya Restonya fancy banget buatku juga tapi menunya memang luar biasa menggiurkan. Banyak menu yang baru aku tahu dan pertama kali aku coba juga. Kalau buat bukber bagus sih itu, eh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *