Beginilah resikonya kalo punya anak perempuan yang sudah menginjak usia toddler. Selain mulai bawel dan pengennya ikut nempel kemana-mana, Putri ini juga udah makin bagus dan kuat ingatannya. Nggak bisa lagi lah ya Saya sebagai orang tua itu asal ngomong atau menjanjikan sesuatu, lalu melupakannya begitu saja.
Pasti deh, anaknya bakal inget. Lalu di lain waktu bakal nagih sejadi-jadinya.
Itulah yang terjadi kala saya baru saja menginjakkan kaki di pintu rumah, tepat pukul empat sore waktu itu. Selain menyambut dengan histeria dan pelukan penuh hangat, ia juga langsung menagih janji saya tadi pagi secara to the point.
“Papih, ayo ke taman.. Ayo piiiih, katanya nanti papih pulang kita mau ke taman.”, ucapnya dengan nada menggebu. Tak perduli Bapaknya ini masih pake setelan kerja lengkap dengan keringetnya yang bau tengik.
Saya sih mau-mau aja ya. Masalahnya, langit Bekasi kala itu sedang tidak bersahabat. Hujan sudah turun berkali-kali sedari pagi, dan matahari senja pun masih nyaman bersembunyi. Padahal waktu belum terlalu dalam tergelincir, tapi suasananya sudah selayaknya waktu maghrib di waktu normal.
Jadi terpaksa deh ya, saya kasih penjelasan agar bocah ini tidak tantrum dan guling-guling di kolong kasur.
“Putri… Sekarang masih hujan gerimis. Kita tidak bisa ke taman sekarang.. nanti yang ada putri jadi sakit..” Mendengar itu, Putri langsung terdiam. Tapi syukurlah tak ada raut kecewa dari wajahnya.
Saya pun melanjutkan, “Jadi nanti aja yaa, kalau setelah maghrib hujannya berhenti, kita jalan-jalan keluar”
Putri pun mengangguk, seakan mengerti. “Oooh gitu ya. Nanti kalo hujannya berhenti, kita main ke playground ya?”. Ah, pintar sekali kan memang anak ini. Tapi tar dulu, muncul dari mana pula lah itu kata playground? Perasaan saya janjinya cuma ke taman, kenapa tiba-tiba jadi ke Playground. hahaha.
Daaan benar saja, semesta lagi-lagi mendukung. Karena tepat setelah kami selesai shalat berjamaah, saat itu pula hujan berhenti sempurna. Saya coba keluar rumah dan menengadahkan tangan, tidak ada satu rintik air pun yang mengenai telapak tangan saya. Bener-bener kering!
Melihat itu, bocah pinter ini seakan melihat kesempatan emasnya terbuka kembali. “Papiiiih.. Ayooo, ke Playground 10 ribu pih. Ayooo ke playground 10 ribu pih”, rengeknya dengan balutan kata-kata penuh repetisi.
Buat para pembaca budiman yang belum tau, Playground 10 ribu ini salah satu destinasi favorit saya bersama putri. Lokasinya ada di Perumahan Duta Indah, Bekasi. Tempatnya kecil, dengan mainan yang tak terlalu banyak. Saya biasanya ngajak Putri kesini, karena ya itu.. memang tarifnya cuma 10 ribu per jam saja. Kebetulan Putri pun suka, dan tidak pernah melabeli saya sebagai ‘Bapak Medit’, hahahaha.
Sayangnya, Thina merespon negatif percakapan kami berdua. Bukan karena tidak setuju. Melainkan, karena dia mau ikuuuut….
Lebih tepatnya lagi sih, dia bosen diem di rumah. Jadinya ya pengen keluar, sembari melanjutkan project rajut-merajutnya di tempat lain.
Nah, kalo begini urusannya, Playground 10 rebu yang disebutkan tadi tentu bukan sebuah pilihan baik. Tempatnya terlalu sempit, dan gak ada tempat untuk duduk santai. Jangankan buat numpang merajut, disana mah posisi maenannya aja udah dempet-dempetan banget satu sama lainnya. Macem gang senggol!
Alhasil, saya pun mesti cari opsi lain. Kalo dari sudut pandang Thina, dia pastinya menginginkan playground lain yang lebih luas dan tersedia area untuk bersantai. Sementara kalo saya sih teteup konsisten ya, pokoknya sebisa mungkin playground-nya yang murah-murah aja, hahaha.
Itulah sebabnya, dua opsi playground alternatif lain yang saya ketahui, langsung saya coret saat itu juga. Soalnya harga tiketnya agak nganu.. kemahalan. Yang satu harganya 80 ribu sepuasnya, dan yang satunya lagi 35 ribu… tapi itungannya per jam, hadeuh.
Ehhh… pas lagi iseng-iseng nyari google maps, kok tiba-tiba saya menemukan alternatif playground lain yang lebih murah dan lebih besar yaaa. Lokasinya pun gak begitu jauh dari rumah pulak. Namanya My Jinji Playground & Cafe, dan tarifnya cuma 25 ribu aja.. Sepuasnya!
My Jinji yang Posisinya ‘Ngumpet’
Yap, sebenarnya secara lokasi, bisa dibilang My Jinji Playground ini cukup strategis ya. Dia berada di Jalan Ratna yang cukup ramai dengan kendaraan yang berlalu lalang, serta berdiri berdampingan dengan Superindo Jatibening. Sampai disini, harusnya siapapun bisa dengan mudah menemukannya berbekal dua petunjuk tersebut. Iya kan?
Sayangnya enggak. Karena walau di atas kertas semanis itu, tapi fakta di lapangan bicara berbeda. Meskipun secara lokasi dia cukup strategis, tapi posisinya bukan berada persis di pinggir jalan. Melainkan, berada di area belakang sebuah toko perlengkapan bayi dan anak bernama Yoehan Busana.
Bener-bener ngumpet, sama sekali gak keliatan dari pinggir jalan.
Tapi okelah, meskipun agak membingungkan pada awalnya, pada akhirnya kami pun segera berjalan masuk ke Yoehan Busana, dan lanjut ke My Jinji Playground & Cafe.
Saya pun langsung melanjutkan proses registrasi. Sementara Putri yang mendapati keinginannya akhirnya terkabul, langsung berteriak histeris dan berlari kencang ke area playground dengan penuh sukacita. Seneng benerrrr dah bocah.

Sesuai yang saya ceritakan sebelumnya, biaya disini cuma 25 ribu saja sepuasnya. Harga tersebut sudah termasuk 1 orang pendamping, dan tidak ada biaya tambahan apapun setelahnya. Hanya ada satu aturan wajib, yakni harus menggunakan kaus kaki. Untungnya kalo perkara ini saya sudah prepare ya.
Nganu, saking seringnya melipir ke playground sana sini, jadi saya sudah paham betoool…
Reminder, biasakan bawa sepasang kaus kaki tiap ke playground manapun. Karena ini sudah jadi standar aturan yang baku. Kalo sampe kita lupa bawa, biasanya kita harus beli on the spot. Dan harganya nggak murah.
Cafe Sederhana, Nyaman Untuk Bersantai

Sesuai dengan namanya, My Jinji ini bukan sekedar Playground saja. Ada juga Cafe yang bisa dimanfaatkan para orangtua untuk sekedar bersantai sembari menunggu anaknya bermain.
Yaah, walaupun menurut saya cafe-nya ini lebih mirip kantin gedung olahraga ketimbang cafe. Karena jangankan mesin kopi.. sekedar alat masak memasak yang proper pun nggak saya temukan disini. Cuma ada freezer, kulkas berisi minuman kemasan, serta deretan pop mie yang tersaji dalam rak besi yang rapi.
Itulah kenapa, saya gak begitu kaget ketika membuka menu dan menemukan bahwa pilihannya tidak terlalu banyak. Hanya ada beberapa opsi makanan berat, snack, mie, dan tentunya minuman-minuman berbahan bubuk instan.


Thina memutuskan untuk membeli seporsi seblak, dan satu cup milkshake taro. Sementara saya… ndak beli apa-apa. Kebetulan pas mau berangkat sudah makan, jadi sampai sini sudah nggak lapar sama sekali.
Tapi ada satu hal yang cukup menggembirakan. Meskipun menu cafe-nya terbilang sederhana, tapi layout tempat duduknya nyaman dan strategis. Deretan meja dan kursinya, berada di samping area bermain yang memudahkan para orangtua untuk memantau anak-anaknya. Hanya terpisah oleh pagar pembatas yang tidak terlalu tinggi.


Saya sempat mencicip seblak yang dipesan oleh Thina, dan lumayan enaaaak lho ternyata. Untuk harga hanya 17 ribu, porsinya cukup banyak dan toppingnya pun nggak pelit. Sayangnya saya lupa buat foto-foto, perkara Putri udah teriak-teriak mengajak saya untuk ikut bermain.
Terhitung Lengkap Untuk Harga Semurah Itu

Jujur, untuk harga cuma 25 ribu sepuasnya, saya agak bingung si tempat ini bisa dapet untung dari mana. Karena selain area bermainnya lumayan besar, pendingin ruangan disini pun semuanya aktif menyala serta berfungsi normal.
Udah gitu, mainan yang tersedia pun tergolong lengkap. Mulai dari permainan sensori, motorik, hingga kognitif pun hampir semuanya tersedia.
Saya rangkum dan sebutkan satu per satu ya, biar enak nih bacanya.
Perosotan dan Mandi Bola

Perosotannya cukup besar, dengan area mandi bola yang tak kalah besarnya. Sebelum bisa naik ke perosotan, anak akan diajak untuk melewati obstacle yang cukup menantang (untuk standar anak-anak, tentunya).
Area Bayi


Berada di samping area perosotan dan mandi bola. Nampaknya, ini bisa dijadikan area bermain bagi para bayi yang umurnya masih dibawah ketentuan, misalnya kisaran 2 tahun ke bawah. Bebas ngeberantakin barang apapun di area sini semaunya dia.
Area Berpasir


Selayaknya seperti di playground lain, pasir disini pun menggunakan bahan utama biji plastik, bukan pasir beneran. Cuma yang bikin saya kaget, ini bentuk butiran plastiknya kok agak beda ya. Nggak gepeng kecil gitu seperti di playground lain yang saya tahu.
Tapi overall oke sih. Mainannya ada banyak, dan pasir-pasirannya pun nyaman dimainkan oleh anak-anak.
Sepeda dan Kuda-Kudaan
Ini mah gausah ditanya yaa. Emang ada banyak! Dan bebas dipake sama siapa saja. Sayangnya putri gak betah lama kalo maen beginian, pasti cuma nyobain maen bentar, terus ditinggal begitu aja.
Tau lah ya toddler gimana. Makhluk paling sibuk sedunia.
Dapur-dapuran

Salah satu area terlama yang dikunjungi Putri. Apalagi setelah dia berkenalan secara random dengan salah seorang anak lain disana. Begitu deh ya, entah ni anak punya jiwa eksrovert dari mana. Cepet benerrrrr membuat perkongsian sama anak-anak random lainnya, hahaha
Berbagai Kostum

“Papiih, aku mau jadi plincess…” Ucapnya putri dengan nada sumringah. Saya kira dia cuma ngomong iseng dan random aja. Eeeeh, ternyata emang beneran ada lemari kostumnya lho disinii.

Selain princess, ada juga kostum badut, TNI, dan masih banyak lagi.
Gak perlu takut ya, karena dari info yang saya baca, My Jinji Playground ini selalu ngadain general cleaning secara rutin. Jadi kostum-kostum begini senantiasa dicuci.
Rumah Kayu

Untuk menggapai rumah kayu ini, Putri harus melewati area wall climbing mini yang cukup tinggi dan curam. Saya sebenarnya sempat merasa takut, dan dag-dig-dig saat melihat Putri climbing sendirian ke atas rumah ini.

Eeeeeh.. Ternyata dia bisa gaes. Tanpa perlu dibantu dipegangin atau dijaga, dia bisa langsung naik melewat rintangan wall climbing dengan begitu mudah dan cepat.
Sampe di atas isinya melompong.. cuma ada kasur aja sebiji. Dan bocahnya langsung pura-pura tidur disitu. Yeeee disangka kos-kosan kali ya.
Dan masih banyak lagi
Yap, masih banyak yaaa sebenernya wahana-wahana bermain disini. Tapi kalo saya jelasin semua, kayaknya si tulisan ini bakal kepanjangan. Jadi yaaaa, kalo penasaran.. monggo langsung melipir aja dan nikmati sensasinya sendiri, hehehe.
Kesimpulan Akhir

Kami semua bermain dengan penuh sukacita berjam-jam lamanya. Hingga tak terasa, waktu menunjukkan pukul 20:30. Meskipun bermain disini memang boleh sepuasnya, namun tak berarti bahwa kami bisa seterusnya disini. Sebab, jam operasional playground ini hanya sampai pukul 20.35 saja.
Oleh karena itu, meskipun harus diwarnai tangis dan drama, pada akhirnya kami harus membawa Putri pulang jua. Saya sudah cukup lelah menemani Putri yang tenaganya tiada habisnya. Sementara Thina pun sepertinya sudah selesai dengan project rajutnya.
Kami semua pulang, meninggalkan area My Jinji Playground & Cafe dengan catatan rating 8/10.
Overall, ini memang tempat yang kami dambakan. Lokasinya strategis, area bermainnya luas, dan harganya pun murah. Cafenya memang bukan yang terbaik, tapi sudah pas untuk jadi spot nongkrong orang tua yang ingin istirahat sejenak sembari mengawasi anaknya bermain.
Kayaknya sih, saya bakalan balik lagi kesini kalau ada kesempatan.
Bekasi, 19 Januari 2026
Ditulis sembari melihat jam dinding yang jarum panjangnya ke atas semua.




Luas dan jenis permainan. Bersih dan alatan dijaga baik.
Harga murah.
betul mbak nak, lumayan jadi alternatif
Pasti anaknya seru sekali bermain di playground. Anak2 memang tenaga bermainnya kuat bagaikan tiada hari esok. Hahaha
Iyaaa, capek sekali mengejar-ngejar mereka. Benar-benar makhluk tersibuk di dunia
Betul la..tempatnya sebegitu luas, entrance fee pun murah..SA pun curious juga ni..dari mana untungnya….apapun bagus ada tempat macam ini khas untuk keluarga beriadah kan?
Semoga saja bukan sedekah yaa. hehehe.
Tapi memang enak kok tempatnya buat nongkrong santai
Itu tempatnya bukan ngumpet dikit, Mas Fajar. Agak kerenan dong, Hidden Gems, tsaaahhh.
Ciamik yak My Jinji Playground & Cafe ini. Minimalis bagian kafenya, jadinya semisal orangtuanya lagi makan bisa sekalian melihat ke arah anaknya yang lagi berada di tempat bermain.
Happy banget dah Putri dan Mami Tina, bisa menikmati tempat berkesan ini dengan harga yang terjangkau pula
Udah keseringan pake diksi viral-viralan, akhirnya kembali ke grassroot hahahaha.
25ribu sepuasnya. Beneran surga banget buat orang tua yang pingin mengerjakan kesibukan lain tapi nggak bisa lepas dari anak. Bisa sambil kerja sambil ngawasin anak. My Jinji Playground and Cafe keren.
Terima kasih mbak
Asiik nih, tempat nya bersih dan nyaman, udah itu warnanya cerah khas anak-anak, nah mumpung si Mput masih bocah, kebersamaan itu sih yang jadi hal yang kayaknya bakalan susah di dapat kalo dia udah beranjak remaja nanti, mumpung masih kecil sebisa mungkin selalu ada waktu, walopun bapaknya masih capek dan keringetan waktu gak akan bisa di ulang mas Fajar.
Nah ini mbak. Mumpung anak masih mau diajakin kesini juga.
Ntar kalo udah gedean mah, bakal ada agenda sendiri. Boro2 mau kayaknya
Balita paling nggak bisa dijanjiin emang ya. Anakku yang baru 3 tahun juga sudah mulai gitu sekarang.
Murah banget ini tempatnya. 25 ribu buat tempat lengkap kaya gini dan sepuasnya sih cocok dijadiin langganan. Apalagi bisa ngemil sambil memantau anak. Harga makanan dan minumannya juga murah. Lumayan buat melipir sejenak kalau bosan.
Dekat rumahku juga ada playground 25 ribu sepuasnya. Tapi nggak segede dan selengkap ini. Kecil aja gabung sama supermarket Borma.
Makanya menurutku lumayan oke sih ini. gak dihitung per jam, jadi itungannya murah banget.
Ngajak keluarga jalan itu memang tak harus selalu yang mahal-mahal, ya. Murah pun asal kita bisa memilah dan memilih yang pas pasti akan bisa membuat nyaman seperti di My Jinji ini.
Asli sih dengan 25 ribu bisa bermain sepuasnya di playground itu worth it banget. Mana orang tuanya bisa santai sambil nyeblak pula. Ah ini mah paket komplit pake banget
Yuk sini kang, ikutan nyeblak. hahaha
Mungkin lagi masa promo kali mas. Makanya murah. Iyaaa loh gedeee juga ini, dan kliatan bersih. Terawat. Aku kadang bersyukur sih anak2 dah gede, udah ga mau diajak ke playground .kalau dulu, memang tiap bulan sedia budget utk begini. Saking seringnya kesana. Dan yg Deket rumahku ga ada yg murah2 begini pula.
Enaaak sih kalau masih seumuran putri, biasanya ga banyak request. Yg penting ada tempat dia bisa lari dan main, udah happy anaknya. . Dan ini ga terlalu rame pula yaa.atau Krn dah malam.
Eh ini tarif normal lho mbak. Udah hampir setahunan kayaknya sih, harganya memang segitu.
Nah justru itu si yg kupikir juga. Skrg mah masih mau diajak kemana bae. Tar gedean dikit, requestnya bakal beda. Bisa2 maunya ke mall mulu hahaha.
Tp aku pengennya sih museum date aja lah ya. Biar murah meriah tp insightful (teteup, gamau keluar duit)
Keren banget, bapakable sekali nih mas Fajar. Beneran pinter cari tempat Playground, bukan hanya untuk Putri tetapi buat mba Thina lanjut merajut. So far, cafe nya worth it secara tempat, banyak tempat duduk dan meja yang rapi dan estetik. Meski menunya tergolong biasa aja, oke bangetlah buat para ortu nungguin anaknya main.
Manalah sepuasnya yak, 5 menit jelang mau tutup baru keluar, mantul sekali ini sih. Anak happy, banyak banget opsi permainannya. Semoga My Jinji Playground, laris manis yak dan untung, agar long lasting.
Kebetulan saya emang udah bapack-bapack ya, hiks.
Iya mbak, ini malah sy tandain si. Soalnya murah, dan gak ada batas waktunya.
kebanyakan playground itu diitungnya per jam. Kalo bocah rewel gamau balik, itungannya jadi mahal.
Mas Fajar, jujur saya kurang paham kenapa wajib pakai kaos kaki kalau main ke playground? Hehe…maaf anak saya dah besar² dan zaman dulu playground gak selengkap seperti yang Mas Fajar kunjungi ini.
Playgroundnya luas bangett, lengkap pula beneer banget lata Mas Fajar harha tiket 25rb kemurahan….tapi mungkin biar banyak pengunjungnya kali yaaa….
Seneng banget pasti Putri diajak papinya main sampai puas di playground.
Masih mending cuma kaos kaki doang mbak. malah kalo di playground mall gitu, kaos kakinya juga mesti khusus yang anti slip. Mungkin dari satu sisi buat keamanan, tapi yaa dari sisi bisnis.. buat dia jualan kaos kaki juga, hahaha
Harga 25ebuu, di Jekerdah itu sesuatu lho masss ee… Mana playgroundnya cem playground di mall sebelah itu. Lengkap..
Cuma ya kadang google suka ngadi² emang mas. Saya kalau ke mana² selalu pake dua hp satu hp saya buka google, satu hp suamik pake map lain. Sudah punya pengalaman kurang menyenangkan pake google mau ke warung makan malah jalannya gang kecil yang muat satu motor.
Overall, tempat playgroundnya seru buat toodler dan bikin putri jadi main dengan puass.. Habis main, pulang tinggal tidur itu..
Eh tapi ini mah di Bekasi mbaak. Kaga masuk daerah jekardah hehehehe.
Memang benar mbak, kadang saking banyaknya user gak update, jadinya sering terjadi hal begitu. Makanya kalo aku, sering bantu report tuh kalo ada tempat2 yang ga sesuai, biar nantinya diitung poin kontribusi juga sama google maps.
ur daughter is cute!! our kids grow up so fast so please cherish all the moments while it lasts!
Thankyouu. yes, our kids is growing up soooo fast. Even I Couldn’t imagine
Aku ngakak bagian penutup, jarum jam ke atas semua wkwkwkw. Ampun yaa. Demikianlah pengejar dateline berkarya.
Salam kangen dengan putri yaa, anak itu emang luar biasa gesit dan cerdasnya. Aku jadi inget Ibuku bilang, jangan pernah berjanji apapun sama aku, karena sampai dunia terbalikpun akan diingat wkwkkw. Tosslah kita Putri. Maafkan ya orang tua
Tapiii soal si playground ini, sepertinya Putri berdoa kenceng tuh dan langsung di kabulkan setelah doa bersama. Mantaps sekali emang.
Sehat² yaa kalian
Ahahaha, begitulah mbak. Kitamah sempet nulisnya geh maleeeem.
Kebetulan aku mah emang biasa ngajakin mbak kalo pulang suka main ke taman. Cuma memang sekarang situasinya hujan mulu sih ya. Jadinya gak berani janji hahaha
Anak seusia Putri emang ingatannya lagi tajam-tajamnya. Pinter nagih janji, semoga terus terjaga ya Put sampai kamu dewasa, bantu rakyat nagih janji pemerintah, lho?? He, musim hujan begini memang dilema bagi para orang tua, mau menuhin janji anak tapi cuaca tak menentu. Dengan adanya playground My Jinji ini sangat solutif banget sih. Anak tentep puas dan senang bermain dengan aneka macam permainan, orang tua bisa nyantai sembari nyeduh Pop Mie di kantin. Ah, gambaran keluarga cemara yang indah 🙂
jangaaaaaan.. gausah jadi aktivis ya putri, hahahaha.
Mbak Ire kapan ada acara lagi? Ayoo nanti tak ajakin main sama Putri hehehe
Iyh punya todller mah hati2 jgn sampai asal bicara, apalgi janji manis duh kita ditagih kaya punya utang ( aku ngalamin soalnya dan itu fakta )
Dulu pernah maen ke playground tapi masih kecil sih jadi belm ngerti bangeut , pas udh todller bayi besar itu diajak main ke palyground aga tantrum uy gamau pulangggggg
Ah udh lah jadi nya aku jrng maen k playground
Aku ajakin turing sekrng mah ama bapakny wlaupun turing ringan haha
Ahahaha, beneran kaga lupaaaa. Sampe berhari-hari pun ditagih terus mbak.
Nah kalo udah gedean, kayaknya sih nanti bakal sering turing ya. Walaupun yaa belum tau turingnya kemana.
Setiap kali baca kedekatan anak dengan bapak itu selalu menghangatkan Mas Fajar, mengingat di negara kita tingkat fatherlessnya tinggi. Mirip keponakan dirumah usianya baru 3,5 tahun tapi daya ingatnya uar biasa kalau janji ga boleh sembarangan bakal diingat sampai Maldives pindah Jakarta kayaknya hehehe.
Jadi Putri tahu playground dari tempat playground 10 ribu itu ya Mas, penasaran hahaha. Btw itu My Jinji Playground & Cafe harganya 25k, affordable banget, semakin ke bawah ga ekspek kalau ternyata fasilitasnya sebanyak dan sebagus itu Mas Fajar, tadi karena hanya 25k kukira bakal permaianan yang simpel dan ga sebersih itu. Wah kalau deket dari rumah bisa bawa keponakan main ke sini, sayang lumayan jauh dari rumah. Yakin abis ini, Putri bakal minta balik main ke sana lagi niy Mas
Mumpung bocah masih kecil mbak. Ntar gedean dikit mah boro-boro mau diajak mampir kemana-mana, kayaknya sih udah punya kesibukan dan dunianya sendiri.
Kemaren udah ngajakin lagii. Tapi akunya nahan, wkwkwk. Abisan ujan mulu
Kalau anak-anak memang ga bisa dijanji, Mas. Past diingat terus. Pokoknya bakalan ditagih terus sampai dipenuhi hahahaha.
Dan saya suka My Jinji Playground & Cafe ini. Dari foto-fotonya, memang sudah luas dan lengkap permainan. Sampai ada konstum segala. Putri bisa jadi princes dong hehehe. Saya jadi ingat cerita Mas Fajar yang Putri ingin jadi princess.
Terus bagusnya ada cafenya juga. Dan menurut saya harga makanan dan minumannya sangat pas di hati dan kantong. di bawah 20 ribu.
pokoknya My Jinji Playground & Cafe ini sudah rekomended. Anak bisa main speuasnya hanya dengan 25 ribu, orang tua juga bisa nyaman menemani anak. Next datangnya pas libur, jdi Putri semakin puas bermainnya hehehe
Beneran dia mah dibeliin baju dress pak. Malah sekarang udah makin pinter, ngambil sendiri dari lemari trus dipake sendiri.
Padahal mau tidur, dia malah pake dress tutu -_- hadeeeh ada ada bae
Dua puluh lima ribu sepuasnya sih jangankan todler, anak praremaja aja bakalan betah main di sini. Apalagi tempatnya bersih banget dan bersih gitu. Ada pula perlengkapan role play buat anak. Asal ibunya dibekelin dana buat jajan, anak sampe bosen juga bakal ditungguin ini sih.. Kalau di Bandung ada yang begini seru juga kayanya
Ahahaha, makanya mbak aku geh kaget. Kukira per jam, ternyata sepuasnya.
Anakku aja gamau pulang ini, sempet drama dulu.
Wah seru banget mengajak keluarga ke My Jinji Playground & Cafe. Playground nya super duper lengkap anak-anak pasti suka banget belum lagi makanan di cafe nya enak-enak begini ya… Asli bikin betah sekali bermain disana ya kak
Terima kasih banyak mbak
Nah ini ideal sekali membawa si kecil tetapi yang ada playgroundnya supaya bisa tetap anteng dan menikmati suasana sambil bermain. orang tuanya bisa makan dan juga minum dengan leluasa sambil melihat anaknya bermain Karena jarang ada cafe yang playgroundnya si komplit dan seluas ini.
Terima kasih mas Arief
Apa anak cewek semua kyk gitu yaaa. Udah nggak bisa sembarangan ngomong karena kalau dijanjiin sesuatu bakalan nagih. Soalnya anak cowokku tu nggak segitunya. Yamg cewek selalu inget, bahkan janji tahun kapan dia inget wkwk.
Sekarang banyak playground yang tiketnya murah yaaa. Dekat rumah kami bejibun tu setiap ruko keknya ada.
Bagi pengusahanya ma hepi aja, bayangin berapa anak minta ke ortu supaya main ke sana. 10 ribu 10 ribu nggak kerasa juga kalau tiap hari haha.
Wah ada cafenya juga ya? Menarik sih. Kayakmya kalau deket rumah boasanya sebelahan sama warung bakso haha.
Pokoknya yang penting selama anak main diawasin aja sih ya. Soalnya kadang nggak bisa kontrol anak lain yang mainnya suka sembarangan gitu huhu.
benerrrr, sampe yang kita udah lupa aja dia mah masih ngingetin terus. padahal janjinya mah udah kapan tau wkwkwk.
Aku kalo ke playground pasti ngawasin si. Karena ya balik lagi, playground itu bukan daycare. Jadi gak bisa seenaknya. Apalagi anaknya macem putri, yang tenaganya luar biasa. kadang malah takut dia ribut sama anak yg lain
Sudah dipastikan aku sama anak-anak akan betah di sini
Apalagi harga makanan dan minumannya terjangkau
Meski memang dari UPF tetapi gak apa apa sesekali
Playground seluas ini sudah yakin anakku akan main sampe sore
Makanya aku jadikan tempat selonjoran yang nyaman juga haha
Terima kasih banyak mbak Rahmah
Semogaaa Princess Putri jadi BA dari My Jinji Playground & Cafe yaa..
Beneran tempatnya resiikk dan mashaAllah.. ada beragam permainan jugaa..
Emak bapak bisa Quality time di cafe yang mirip kantin teaa.. eh, hahaha.. engga diink~
Nyaman banget nurutku malaah.. simple dan bisa sambil ngawasin anak main juga.
Kalo anak haus, tinggal ditongolin minuman dari pinggiran, tus bisa lanjuutt maiin..
Super siiyh ini menurutku!
Andaikan playground sekeren ini ada cabangnya banyak..
Pastinya bonding antara Bapak dan Anak tuh jadi kuat.
Ga ada istilahnya fatherless country, ya kaan.. mas Fajar??
Good Job!
Heh doainnya nanggung amat mbak. Jadi BA Kidzilla atuhlaaah sekalian, hahahaha.
Insya Allah mbak. Daku sih selalu mengupayakan ya, kalo memang pas lagi ada waktu.
Tapi kalo lagi full banyak kerjaan, ya nanti dulu…
Playground begini memang kesukaan anak-anak yaa makanya sekarang juga banyak yang buka arena permainan begini. Apalagi harga tiketnya juga lebih murah ketimbang harus main playground di mall dengan permainan yang mirip
Terima kasih mbak antung
wahh seruu sekali lihatnya! anak2 nampak happy. permainan yg begini memang sesuai untuk perkembangan anak2!
hehe ibu bapa boleh makan di cafe sambil pantau anaknya :p
Betuuul, saya sudah kesini lagi kemarin. Memang nikmat titip anak seraya kerja di pojokan hehehe
Betul terhitung lengkap untuk harga seterjangkau itu. Mana di sana banyak hal yang disukai anak ya… Walau lokasi awalnya rada bikin bingung tapi kalau sudah sekali ke sana selanjutnya mudah deh ya…
My Jinji. playground gak hanya memanjakan anak tapi juga enak bapaknya
Bapaknya mah duduk di pojokan, sambil buka laptop. hehehehe
selepas pulang, Putri ada beritahu yang dia mahu ke sini lagi nanti? hehehe
bukan sekadar tempat bermain. ini juga tempat untuk mengasah minda anak-anak…