Susy Garden, Another Hidden Gems di Bekasi

Diantara sekian banyak tempat wisata yang pernah kami kunjungi. Saya rasa Susy Garden ini layak dinobatkan menjadi pemegang takhta sebagai hidden gems terbaik yang pernah kami temukan di daerah Bekasi.

Gimana ngga? Meski secara lokasi agak ‘ngumpet’, tapi area di dalamnya cukup luas dan nyaman. Fasilitas bermain untuk anak-anaknya lengkap banget, dan cafe-nya pun sangat estetik.

Tapi yang paling istimewa adalah, tempat ini tuh GRATIS. Masuknya tinggal masuk, gak perlu bayar tiket masuk. Bahkan, parkir kendaraannya pun gratis. Gak dikenain tarif parkir maupun jukir liar apapun. Mantap kaaan!

Penasaran macem apa detail ceritanya? Yuk, lanjut scroll ke bawah!

Sekilas Tentang Susy Garden

Susy Garden ini adalah sebuah cafe dengan nuansa taman terbuka, yang terletak daerah Jatimurni, Bekasi.

Adapun lokasi cafe ini sendiri berada di dalam area Nassa Valley, yang merupakan kawasan komersial bernuansa taman hijau nan alami. Dan di dalam Nassa Valley ini nggak cuma ada Susy Garden aja ya. Ada juga :

  • Nassa School, Sebuah sekolah dengan nuansa alam.
  • Nassa Valley Outdoor Venue, Tempat pernikahan dengan konsep garden party.
  • Happy Bear Center, Pusat bermain dan edukasi anak.
  • Nassa Smart Farming. Greenhouse untuk budidaya tanaman hidroponik.

Akses menuju ke Susy Garden itu ada banyak pilihannya ya. Kalau naik motor dari arah Puri Gading atau Pondok Melati, kita tinggal nyusurin saja Jalan Raya Kampung Sawah dan belok kanan di pertigaan seberang Gereja GPI Jatimurni.

Kalau bawa mobil, bisa keluar di Exit Toll Jatiwarna lalu menyusuri Jalan Raya Hankam. Luruuuus terus sampe ketemu Richeese Factory. Nah, sebelum Richeese itu ada pertigaan, tinggal belok aja ke kiri.

Sayangnya, opsi transportasi umum di daerah Jatimurni ini cukup terbatas. Gak banyak pilihan selain angkot, dan itu pun jujur saya kurang tau detil trayeknya. Nggak ada Bus Transjakarta, dan gak ada stasiun KRL pula.

Kalau mau naik LRT, paling bisa turun di LRT Ciracas. Dan itupun jaraknya masih jauh panggang daripada api, alias sekitar 9 KM lagi. Jadi kalo mau mampir ke Susy Garden, terbaiknya sih bawa kendaraan sendiri aja ya.

Bisa Ngapain aja di Susy Garden?

Tak lama setelah motor vario yang kami kendarai tiba di gerbang Nasa Valley, seorang security yang berjaga langsung mengarahkan kami untuk berbelok ke kiri memasuki area parkir Susy Garden.

Kami pun langsung memarkirkan motor, lalu lanjut berjalan kaki ke area dalam. Saat itulah daun-daun yang berdansa diterpa angin sepoi langsung menyambut kehadiran kami semua. Area di dalam sini memang sangat rindang dan asri, banyak pohon-pohon berdiri serta pot tanaman yang tergantung rapi.

Semakin masuk ke dalam, kami menemukan sebuah ‘danau’ mini dengan sejumlah angsa yang sedang bermain-main di pinggirnya. Sebuah pemandangan yang menenangkan hati, membuat kami lupa kenyataan bahwa tempat ini berada di Bekasi.

Namun ketenangan itu tak berlangsung lama, karena saat kami tiba di area cafe, sayup-sayup kami melihat sebuah pemandangan warna warni yang tak biasa.

Sesuatu yang membuat Putri langsung berteriak girang dan berlari-lari. Dan itu adalah… Playground!

Main di Playground Mini

Sepertinya wahana mini playground ini masih baru. Sebab, terakhir kali kami ke Susy Garden beberapa bulan lalu sih kayaknya belum ada ya. Syukurlah, nambah lagi ini wahana opsi bermain gratisan, hehehe.

Seakan lupa daratan, Putri pun langsung melepas kedua sandalnya. Lalu berlarian menaiki tangga dan lompat ke perosotan.

Begitulah, namanya anak umur segini mah hiburannya masih sederhana. Sekedar ketemu wahana bermain begini aja, senangnya bukan kepalang main. Apalagi ini playground-nya juga lumayan bagus ya. Terdiri dari 3 perosotan berbeda bentuk, yang bebas dimainkan siapa saja.

Tapi yaa, di tempat kayak gini.. anak gak boleh lepas dari yang namanya pengawasan. Karena pasti aja ada hal-hal tak terduga, entah itu insiden kecil atau keributan bersama sesama anak kecil lainnya.

Dan itulah yang saya dapati bersama putri di momen itu. Karena tak lama berselang setelah ia dipersilahkan main, saya menemukan ia sedang berantem bersama anak lain. Mana cowok pulak.

Dari jauh saya liat, kayaknya sih si Putri sempet dipukul, terus Putri mukul balik. Abis itu rambut Putri dijambak, sama dia dijambak balik. Yang paling parah, Putri juga sempet kayak diludahin gitu, daaaan dibales diludahin juga sama Putri.

Saya langsung buru-buru misahin dia, dan membawanya ke tempat lain.

Tak lama setelah menenangkan diri, saya cuma tanya begini, “Putri, tadi yang mukul duluan siapa?”.

Putri menjawab, “Kakaknya yang pukul aku duluan“. Saya pun tersenyum, sembari menggendongnya ke tempat lain.

“Good Putri. Selagi bukan kamu yang mukul duluan, gapapa. Itu namanya membela diri. Lawan aja. Jangan takoooott..

Bermain & Berenang di Miniatur Sawah

Tak jauh dari Playground tadi, ada sebuah miniatur sawah yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai sawah asli. Membuat siapapun yang melihatnya, merasa seakan sedang berada di area pedesaan. Apalagi ini yang ditanamnya pun bener-bener padi ya, bukan tanaman lain.

Menariknya, di tengah-tengah sawah itu ada aliran sungai buatan yang mirip seperti aliran irigasi sawah asli. Kanan kirinya tersusun batuan alami, dan nampak estetik sekali.

Ada banyak sekali anak-anak yang berenang disana. Dan lagi-lagi ini semua free yah. Kalo mau nyebur ya tinggal nyebur aja, ga ada yang mungut HTM apa-apa.

Sayangnya waktu itu kami lupa bawa baju ganti buat Putri. Jadi mohon maaf banget, area persawahan ini mesti kami skip terlebih dahulu. Next time ya!

Keliling Naik Kuda Poni

Demi menghapus rasa dongkol dari hati Putri, maka saya pun mengajaknya untuk mencoba menaiki Kuda Poni. Asli sih, ini lucu banget kudanya. Ukurannya jauh lebih kecil dibanding kuda kebanyakan. Jadi berasa kayak miniatur kuda, hihihi.

Untungnya yang naik ini cuma Putri sih ya. Kebayang kalo sampe saya yang naik. Yang ada kudanya langsung nyublek, kelebihan muatan. hahaha

Adapun biaya untuk naik kuda poni ini murah saja, cuma Rp. 33.000,- per sekali naik. Nantinya akan ada petugas yang memandu dan menemani saat kuda ini berkeliling area sebanyak 3 putaran.

Memberi Makan Kura-Kura dan Kambing

Tak jauh dari tempat Kuda Poni tadi, ada sebuah pagar besi besar yang membentang. Membatasi sebuah area khusus, yang diisi oleh beberapa kura-kura darat dan hewan-hewan lainnya.

Menariknya, kura-kura yang ada disini tidak terdiri dari satu jenis yang sama ya. Ada beberapa species yang berbeda, dengan ragam ukuran dan bentuk. Mulai dari yang berukuran sedang seperti Kura-Kura Forsteni. Sampai yang berukuran raksasa semacam Sulcata, Giant Pardalis dan Aldabra.

Yang disebutkan terakhir itu yang paling besar sih. Gak maen-maen lho, bobotnya udah mencapai sekitar 80 Kilogram!

Kalau mau masuk ke dalam, boleh-boleh saja. Tapi syaratnya harus membeli pakan wortel seharga Rp. 11.500,-. Masih keitung murah yah ini si.

Daaan kura-kura tak menjadi satu-satunya penghuni area ini. Karena ada hewan lain yang tak kalah lucunya, yakni kambing pygmy. Ini adalah salah satu ras kambing kerdil yang berasal dari kamerun, dimana ukuran tubuh maksimalnya hanya sampai 50cm saja.

Bercengkrama dengan Ular Sanca

Kalau mau yang lebih ‘mantap’ lagi, ada juga ular sanca albino yang dipamerkan disini. Kalau kalian punya nyali, boleh banget kok untuk mengelus, memegang atau menggendong ular ini. Tenang aja, ga bakal gigit kok.

Saya pun menawarkan Putri, dan diluar dugaan ternyata anaknya mau!. Waah, mantap betul ini, Putri ternyata berani yaaa…

Eeh dasar ya. Belum lama dipuji, tau-tau anaknya udah berulah lagi. Mungkin karena pegel kali ya ngegendong ular seberat itu di punggungnya, akhirnya si Putri inisiatif untuk melepaskan ular itu dari cengkramannya.

Cuma yaa ga pake aba-aba, jadi saya ngiranya tu uler mau dilempar.

“Putriiiii… yang bener ajaaa!”

Membeli Sayur Fresh Hasil Hidroponik

Tepat di belakang kandang kura-kura tadi, kita akan menemukan sebuah greenhouse berukuran cukup besar. Nah, ternyata area greenhouse ini juga dibuka untuk umum ya. Jadi siapapun diperkenankan untuk masuk, dan bisa berbelanja ragam sayur hasil budidaya hidroponik yang tersedia disini.

Meski areanya cukup luas, tapi jenis tanaman yang dibudidaya disini nggak terlalu banyak. Kalo sayur, palingan ya adanya cuma sawi sama pakcoy aja. Sementara kalau buahnya, ada juga melon hidroponik seperti yang ditanam di Yubari’s Melon Farm.

Cuma untuk buah melonnya ini masih kecil banget si, masih jauh banget prosesnya untuk kelak nanti bisa dipanen.

Tapi tenang aja ges, disini ga ada kewajiban untuk membeli dalam quantity tertentu. Jadi berapapun sayur yang kalian ambil, tetap diperbolehkan. Nantinya tinggal ditimbang dan dibayar aja. Nggak kudu tuh beli sekilo atau minimal nominal tertentu gitu.

Makanya waktu itu pun kami cuma ambil dua helai sayur sawi saja. Ketika ditimbang, beratnya cuma sekitar 170gr. Dan tebak harganya berapa?

Yak, cuma 10 ribuan saja gaes! Nganu, murah apa mahal ya itu?

Menikmati Senja di Cafe nan Estetik

Puas berkeliling dan berbelanja sayur, kami memutuskan untuk singgah ke cafe dan membeli minuman sebagai pelepas dahaga.

Dan ketika kami tiba di area indoor, lagi-lagi kami disambut oleh arsitektur menarik yang memanjakan mata. Ukuran ruangan ini sih memang tidak terlalu besar, tapi suasananya itu lho.. beuh, cozy sekali.

Tone warnanya penuh dengan aksen kayu cokelat gelap, yang memberikan kesan penuh elegan. Di sisi kanan kirinya, ada sebuah mini library yang bisa kita baca sepuasnya. Dan menariknya lagi, koleksi bukunya tuh banyak berisi buku anak-anak interaktif, yang tentunya bikin kita sebagai orang tua jadi banyak bahan buat bercerita.

Dan sebagai penyempurna, ada lantai di salah satu sudut ruangan ini yang berbentuk kaca bening. Membuat kita bisa mengintip ke area bawah cafe yang merupakan sebuah kolam ikan. Manalah ikan koi pulak itu isinya.

Berasa zen banget ya kan!

Untuk pilihan menunya sih gak terlalu banyak dan lengkap ya. buat makanan berat ya paling ada menu standar cafe seperti nasi goreng, rice bowl, serta chicken gordon bleu. Sementara menu yang lebih ringannya, ada beberapa opsi pastry serta es krim gelato.

Berhubung niat awal saya kesini memang hanya ingin ajak main Putri saja, maka saya pun menghindari makanan berat. Jadi akhirnya saya memesan segelas ice cappucino, sementara Thina memesan satu cup es krim gelato rasa mangga.

Rasanya gimana?

Yak, standar aja ya. Gak istimewa, tapi gak buruk juga. Kopinya gak terasa mewah, karena disajikan dalam wadah cup plastik. Sementara es gelato rasa mangganya agak aneh ya. Mungkin karena saya gak familiar aja, tapi yaa seinget saya rasanya kayak jus mangga yang dijadiin es krim gitu, hihihi. Bukan pake mangga asli.

Tapi yang paling juara, itu emang suasana outdoor-nya sih. Bener-bener kerasa banget rindang dan syahdnya, sehingga mau difoto di sudut manapun hasil akhirnya akan terasa estetik.

Saran saya sih kalo mau kesini, baiknya tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 atau 17.00 ya. Karena di jam itu, senja sudah bersiap untuk tiba. Udaranya bakal terasa lebih sejuk, dan vibes nya akan terasa sangat istimewa.

Kalau mau lanjut nongkrong sampe malam pun boleh saja. Tapi sayangnya gak bisa sampe terlalu larut, karena Susy Garden ini hanya beroperasi sampai pukul 20.00 WIB saja.

Mungkin kalo jam operasionalnya segitu, close bill nya sekitar setengah jam sebelumnya kali ya.

Penutup & Pendapat Pribadi

Menurut saya, Susy Garden ini cocok banget untuk dikunjungi bersama keluarga. Tempatnya benar-benar estetik, dan fasilitasnya pun lumayan lengkap. Kalo yang udah punya anak, ga perlu khawatir karena ada banyak tempat bermain seperti mini zoo, miniatur sawah, sampai playground sekalipun.

Dan itu semua, bisa dinikmati tanpa harus keluar uang sepeser pun, alias gratis.

Paling keluar uangnya ya kalau mau naik kuda poni sama ngasih makan hewan aja, dan itupun opsional. Sementara untuk makanannya, meskipun nggak terlalu istimewa tapi saya tetap rekomendasi karena suasananya juara.

Beneran deh ini mah, berasa kayak bukan lagi di Bekasi, hehehe.

Saya memberi rating 9.5/10 untuk tempat ini.

Yuk, siapa yang mau mampir ke Susy Garden juga? Apa mau bukber aja nih disini? hehehe.

Bekasi, 24 Februari 2026
Ditulis setelah minum dua sendok OBH Combi yang bikin ngantuk.


Yuk, bantu penulis agar makin semangat membuat tulisan baru.
Kamu bisa melakukan transfer secara langsung ke rekening BCA : 6871338300.

Untuk info ratecard dan ajakan kerjasama, silahkan klik tombol berikut :

Fajar Fathurrahman

A Man with frugal style living. Sering dikira pelit, padahal cuma males keluar duit.

More Reading

Post navigation

78 Comments

  • Nah saya tuh paling demen cafe nuansa kayak gini yang ada banyak pepohonan, lampu “,bangku ” di susun keq gini, kesannya nyaman banget, ok la ya ngilangin jenuh liatin yg cakep gini hati jadi adem plus perut kenyang.
    Wuiih si Mput nyalinya gede juga yak, kalo saya ngebayangin liat ulernya udah geli dan serem apalgi pake di kalangan

  • Sungguh luar biasa, konsepnya cakep dan cantik banget
    cocok buat wisata keluarga, ada perpustaaan pula
    memang, kalau mau kesana, kadang terkendala angkot, kalau saya enaknya pakai motor

  • Sering lewat pondok melati dan Nassa Valey baru tahu didalamnya banyak aneka hiburan untuk anak, bahkan ada sekolah juga. Selain itu bisa juga untuk acara pernikahan. Lengkap dan menarik emang mas.

    Bisa buat Rekomendasi nih kalau ada acara dadakan.

  • Uwaaaaah iya yaaa,ga kayak di Bekasi .langsung kayak adem aja pas lihat tempatnya mas. Malah penasaran juga, itu Nassa school maksudnya sekolah alam yaaa?
    .
    Sukaaa banget kalau Nemu tempat yg banyak pepohonan gini. Jarang aja kan di JKT. Apalagi kalau masih ada anak kecil, bisa refreshing, diapun happy dengan banyak Playground.

    Saluuut Ama putri yg brani ngadepin si anak cowok itu. Aku emosi banget mungkin kalau anakku digituin . Memang hrs diajarin dari awal, utk ga takut Ama yg begini mas.

    Tp maaaf lah putri…. Tante bisa pingsan kalau bab pegang ular, mau dikata itu ular jinak, ga ada bisa, terserahlah .ga akan mau nyentuh kalo itu hahahahah.

    Sayangnya makanan minuman B aja , tp okelaah kalau fasilitas dan lainnya jauuuh lebih nyenengin

    • Kayaknya sih sekolah bernuansa alam gitu mbak, secara lingkungannya emang serba hijau. Aku cek websitenya juga nuansanya serba go green.
      Betul mbak. Prinsipku, selagi bukan yang dia mulai duluan mah gapapa. Lawan aja.

      Ahahaha, itu gak berapa lama dilempar ularnya sama Putri. berat katanya. Jiaaaah

  • Susi garden ini kaya Oase di tengah-tengah planet Bekasi yang panasnya juara, asli sih kaya bukan Bekasi vibe nya. Mana ada sawah-sawahan segala sama irigasinya, bikin tambah adem aja.

    Ini Putri gen dari siapa, ya, berani amat.. hehe. Foto bawa ular hayu, eh ada yang ganggu, dilawan juga.. keren nih Putri nya Pak Fajar.

  • Akuuu mauuu banget kesanaa. Malah mau seharian. Suka dengan area dan suasananya.

    Duuh aku tuh pengen peyuukk Putriii, pinter sekali nak. Suka banget dengan keberaniannya. Bisa membela diri sendiri dan tidak perlu menangis. Sehat-sehat ya nak. Makasi juga buat senyum dengan binarnya sampai ke sini nih. Bikin semangat.

    Aku sih yeess kalau mau bukber di sana, tapi kalau sampai iya, aku izin datang lebih pagi yak ha ha ha nunggu kalian dengan menikmati suasana dengan baca buku, main lepi atau sekedar memandang sawah. Walau hanya mini ajaaaa.

    • Gasss mbak Nik. Manatau mau bukber disini, hayuuu saya sih. *karena deket

      Sebenernya anaknya nangis mbak. Nangisnya pas di jalan pulang, pas naik motor. Mungkin masih ada rasa dongkol kali ya. Tapi yaudah, biarin aja dia nangis dulu. Sampe selesai emosinya.

  • dari cerita Mas Fajar ini, saya pun langsung rekomended Susy Garden ini. Cocok sekali mengajak keluarga ke sini. Terutama anak-anak yag pasti happy sekali. Mulai dari main di paly ground, ada mini zoo, berenang di area persawahan, sampai bisa membeli sayuran segar dan ditutup dengan makan bareng. Yang saya suka, semunya gratis. Jadi pas di hati dan kantong. Itu putri pemberani sekali. biasanya anak-anak lihat ular saja takut. Ini berani dikalungin di leher.

  • Destinasi ini komplit banget tuh, bs utk seluruh anggota keluarga. Si kecil bs main sepuasnya, ibu dan ayah bs beli sayur dan buah organik sekalian family time di kafe.

    Lucu sekali sih kalo nemenin si kecil tuh. Pasti ada aja dramanya. Untung aja si Putri bkn yg duluan pukul. Dan kerennya, oppa dan ommanya pun ga datang utk ngebales. Hehe. Biasanya kalo udh kondisi kyk gini tuh oppa dan ommanya ikut campur. Berantem deh wkwk.

    Tp jujur sih, ke kafe sore2 tuh emg enak bgt. Suasanya asyik sambil melihat hilir mudik org bekerja (ada yg pulang tp ada jg yg mau berangkat). Bagi freelancer, hal spt ini paling idaman bgt. Bs menemani keluarga sepenuh waktu. Anak mendapat kasih syg ortu. Dan ortu bs menemani sepenuhnya dan memberikan kasih syg kepada anaknya.

    • Sebenernya tangan saya gatel mas, tp untungnya saya masih sadar diri. Hasrat ingin mensmackdown terpaksa saya tahan dulu. Hahahaha
      Ini cocok ga cocok si mas buat WFC. Soalnya kalo sore, kayaknya bakal kena pantulan matahari. Dan itu gak nyaman deh buat kerja.

  • Aku tandain sushi garden ini mass.. Wkwkwk.. tempatnya seru banget. Cocok buat liburan keluarga, nggak cuma makan. Apalagi wahananya lumayan lengkap mulai playground dan edukasi.

    Ngajak anak kesini bakal tantrum minta kesini lagi.

    Aku lihat putri pegang ular kok ya geli. Sampe sekarang aku bahkan nggak mau pegang² meski jinak. Berasa gimana gitu, meliuk²nya itu lho.. wkwkw.. Dasar emang putri kagak ada takutnya..
    Good girl.. pertahankan, Nakkk..
    Bibit strong woman masa depan..

  • Kalau datang ke sana terus nggak ke kafenya boleh nggak sih? Penasaran aja nih. Kan masuknya gratis ya. Tapi sayang banget kayanya kalau nggak nyobain kafenya. Vibesnya seru gitu. Apalagi menjelang senja, lampu-lampu sudah mulai menyala, jadinya estetis gitu.

    Fasilitas buat anaknya juga lumayan banyak. Pantes Putri mukanya happy banget. Dan berani dia pegang ular. Aku nggak pernah berani. Geli sama teksturnya.

    Ngomong-ngomong yang di sawah buatan itu harus dijagain juga ya anak-anak? Kok khawatir padinya diinjak-injak

    • Boleh-boleh aja mbak. Nggak bakal ada yang negur juga sih. Waktu itu malah pertama dateng, aku nggak makan apa-apa. Wong udah abis semua wkwkwk. Sold out.

      Insya Allah aman mbak, sejauh ini sih fine-fine aja ya.

  • wah ini sih tempatnya memang pas banget buat anak-anak mana gratis ya nggak pakai tiket masuk. Niat banget sih ini pengelolanya bikin kebun dengan konsep begini. Tapi kayaknya bakal lebih oke kalau makanannya juga enak. hihi

  • Sukaaa banget pas ngeliat Putri naik kuda poni dan megangin ular. Keren banget nih Putri, sangat berani dan ekspresif banget. Alhamdulillah ya Putri, punya Papi dan mami super yang sering ngajakin jalan-jalan.

    Bahkan di Susy Garden, ada sawah mini juga ya. Nice banget. Ini tempatnya luas sangat berarti bahkan ada area kebun juga. Wah mantul sih, buat aku yang nggak punya kendaraan pribadi mungkin harus berpikir kalau mau kesana. Tapiiii buat yang punya anak, kayaknya bakalan gaskeun aja sih. Secara tempatnya sangat rekomen sekali. Apalagi jam tutupnya lumayan jugalah ya.

    • Alhamdulillah, semoga aja ada rezekinya terus buat ngajak liburan, walau tipis-tipis hehehe
      Nah tinggal pe ernya di kendaraan umum si. Itu mah pe er pemerintah setempat deng. Gimana caranya biar bisa diakses oleh banyak orang.

  • Putri, kamu sesuatu banget deh dalam hal membela diri. Hal seperti ini memang perlu anak-anak tahu ya. Apalagi ajaran papanya ciamik pula.
    Hal konyol yang daku pikirkan, apakah nantinya si cowok itu bakalan jadi mantunya Mas Fajar? Et dah, kejauhan ngayalnya yak haha.
    Bahagianya pasti nih bisa quality time bareng keluarga di sana. Apalagi banyak playground buat si kecil. Kebayang kalo pas libur lebaran, kayaknya bakalan padat merayap

  • Susy Garden ini beneran hidden gems yang menyenangkan dan cocok banget untuk dikunjungi bersama keluarga. Apalagi ga bayar. Cocok buat yang frugal living. Tinggal jajan sesuai kemauan dan kemampuan aja. Ngasi makan hewan juga bagus supaya anak bisa punya rasa tanggungjawab dan kasih sayang

  • Wah senangnya bisa dapat hidden gems
    Apalagi si Putri gak ada takut-takutnya sama sekali dengan Sanca Albino
    Kalau tante mah udah lari, Put
    Itu kura-kuranya gede juga ya
    Ada banyak pula dan semoga gak cepat punah

  • Seru banget ya mengunjungi Susy Garden bareng keluarga, anak-anak pasti happy banget apalagi Putri yang happy naik kuda. Dia juga berani ya pegang ular, saya aja belum berani hehe … Ini vibesnya udah kaya tempat wisata mini tapi udah lengkap banget ada playgroundnya, udah pasti tempat makan juga ada.Bisa beli sayuran hodroponik. Asri dan sejuk kayanya kalau sore-sore ke sini.

  • Menyenangkan banget bermain dan nongkrong di Suzy Garden yang senyaman itu bisa gratis yaa. kalau tempat lain bisa bayar puluhan ribu.. Anak-anak happy terhibur dengan berbagai jenis mainan.. ada taman melon hidroponik juga… ada sawahnya…

  • Wih asyik banget tempatnya, sayangnya cuma belum ramah transum yaa. Cuma buat warga Bekasi atau jakarta Timur sih lumayan jadi alternatif hiburan, nggak perlu jauh2 ke Bogor buat cari kebun2an kek gini 😀
    Owalah jadi aslinya tu kafe ya, cuma dibuat terbuka.
    Kalau Nasa Valley ini sebenarnya komplek perumahan gitu kah?
    BTW anakku lagi bikin project eco friendly cafe, mungkin konsep Susy Garden ini bisa deh ditiru hehe 😀
    Ada playground juga buat anak2, asyikk bener2 ramah keluarga.
    Adeuh siapa tu yang main ngludahin Putri? Emang ortunya nggak ada di sana ngawasin si anak itu?
    Emang keselnya kalau di lokasi playground umum tu gitu, kadang ada aja anak yg jd biang kerok merusak kedamaian heuheu.
    Hmmm 10 ribu untuk sawi yang ditanam di kebun sendiri, mayan murah sih mas, apalagi organik ya 😀
    Bangunan kafenya cakep banget walau makanan dan minumannya sebenarnya B aja yaa. Kalau senja atau malam sepertinya makin menarik yaa

    • Betul mbak, aku baca2 si sebenernya ini komplek perumahan, tp banyak area komersilnya jugaa.

      Yg ludahin putri tuh adaa yg jagain mbak, emaknya. Tapi yaa gitu, emaknya udah repot sama anaknya yang lain. Kayaknya anaknya kecil2 trus pada deketan lahirnya. Jadinya gak kepegang.
      Ahsudahlah…

  • Ini all in one banget loh Mas Fajar. Aku ngebayanginnya semua di sini pasti happy berat sih. Bahkan ada zoo nya ya. Wisata santai edukatif gini pasti happy sih. Btw Putri gak ada takut takutnya ih keren bangeeettt

  • Ratingnya tinggi juga 9,5 dari 10 berarti tempatnya bagus nih menurut Mas Fajar. tapi memang lengkap juga Susy Garden ini. Kebun binatang ada, kulineran ada, kebun hidroponik ada sampai bermain di sawah juga ada,,,,jangankan Putri saya aja yang udah menuju oma-oma pasti betah main kesini. Saya kepengen beli sayur selada hidroponiknya seger-seger banget hijau. Kalau naik Kuda Poni sebenernya pengen juga tapi takut kudanya keberatan dinaikin sama saya heheehe.

  • saya tertarik tengok di sana ada banyak hewan. comelnya putri naik kuda ponny. kalau orang tua macam kita yang naik, lumpuh kudanya barangkali hehe.

    tak sangka berat kura-kura itu sampai mencecah 80 kg! nampaknya kura2 tu lagi berat dari sayalah. anyway, menarik sangat tempat ni! sesuai utk keluarga yang bawa anak kecil 😀 boleh berinteraksi dengan hewan dan tengok cara sayur ditanam juga

  • Kambing pygmy nya pickme banget ya. Wkwkwk, jangan mas, jangan naik kuda poninya, ntar kudanya encok. Karena belum punya anak, saya rasa ini bakalan jadi tempat yang cocok untuk saya dan istri ngobrol santai sambil ngopi. Area outdoor cafenya nggak ada yang merokok kan ya. Aman berarti.

  • Suka betul kalau tempat yang percuma macam ini.. Tempat cantik.. Aktiviti pun banyak malah ada kafe.. Ini kalau seharian pun best.. Puas bergambar ini.. Cantik-cantik belaka..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *