Lembang Park & Zoo, Ternyata Se-Worth it Itu.

“Udah, santai aja Tuy. Pake aja… Lagian gue kan bukan tukang sewa motor, hahaha”, tawa Fadlan memecah keheningan di parkiran gedung sate sore itu.

Saya ikut tertawa, meski sejujurnya tetap ada sedikit rasa tidak enak di dalam hati. Fadlan, sohib saya semasa sekolah ini memang luar biasa. Patut sepertinya saya sematkan emblem ‘Pahlawan Liburan‘ untuknya, karena tiap kali saya ke Bandung, ia selalu jadi penyelamat perjalanan saya.

Delapan tahun lalu, (ketika saya sedang hobi-hobinya solo traveling) Fadlan dengan senang hati menawarkan tempat singgah sementara di kosannya. Kini, ia dengan santai memasrahkan sepeda motornya untuk saya gunakan selama dua hari ke depan. Teman macem Fadlan ini sepertinya layak di-museumkan. Jaraaang banget soalnya modelan begini, hahaha

Dan karena bantuan dari Fadlan jua lah, di Minggu pagi yang cerah ini Saya, Thina dan Putri sudah berkendara menaiki Yamaha FreeGo. Bergerak menjauhi Bandung Kota, untuk merapat ke daerah Lembang yang sejuk luar biasa.

Saya mengintip layar smartphone, angka 14 Km terlihat jelas dengan garis lurus berwarna biru dan merah. Jalanan bandung memang macet, tapi masih tak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan macetnya Jakarta tiap pagi dan sore.

Ketika suhu udara semakin dingin dan jalanan semakin berkelok tajam, itulah pertanda bahwa kami sudah semakin dekat ke arah tujuan. Destinasi pertama kami adalah Lembang Park & Zoo, sebuah wisata ekologi yang baru-baru ini lagi banyak dibahas di media sosial. Sebuah tempat yang sempurna untuk mengajarkan Putri akan pentingnya mencintai dan menjaga ragam hewan.

Tiket dan Fasilitas

Kami tiba di Lembang Park & Zoo sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Meski hari sudah berangsur menuju siang, tapi dinginnya Lembang masih tak bisa diganggu gugat. Tak lama setelah memarkirkan sepeda motor, kami langsung berjalan menuju ke loket pembelian tiket.

Harga tiket disini adalah Rp. 50.000,- per orang untuk hari kerja, serta Rp. 70.000,- untuk akhir pekan. Khusus anak dibawah 80cm, ga dikenakan biaya masuk ya. Uhuy, untung mput masih pendek ya. Jadi ga bayar triple, hahahaha

Harga tiket segitu sebenernya belum dapet fasilitas sepenuhnya yaa. Di dalam nanti akan ada beberapa fasilitas tambahan, yang pada akhirnya ya mesti nambah juga. Tapi tenang aja, itu sifatnya opsional kok. Secara keseluruhan, fasilitas utama di Lembang Park & Zoo tuh udah dapet semua.

Kalau mau pesen tiket secara online, bisa juga kok. Lembang Park & Zoo ada di berbagai OTA semacam Traveloka, Tiket dan lainnya. Cuma entah kenapa, kalo yang tersedia secara online tuh cuma tiket full package-nya aja. Jadi harganya tuh hampir 2x lipat, tapi udah dapet semua tiket terusan yang ada di dalam.

Karena Lembang Park & Zoo bukanlah satu-satunya destinasi dalam waktu kami yang terbatas di Bandung ini, opsi untuk membeli tiket full package tersebut tidak kami ambil. Kami lebih prefer untuk ambil tiket utama saja, dan upgrade seperlunya ketika sudah masuk nanti. Biar ga keburu-buru sama waktu.

Baca Juga :  Melawan Akrofobia di Kereta Gantung TMII

Dan ternyata keputusan kami memang tepat. Karena setelah masuk, kami akhirnya sadar kalau tempat ini tuh lebih besar dan luas dari yang kami perkirakan.

Luas banget ternyata…

Satwa Lengkap, Banyak Opsi untuk Interaksi

Tempat persinggahan pertama kami, adalah sebuah cafe dengan dinding yang berwarna corak hitam oranye macem Pemuda Pancasila. Ternyata oh ternyata, ini tuh sebuah cafe yang menyediakan area untuk berinteraksi lebih dekat dengan seekor Harimau Benggala.

Interaksi yang terasa sangat dekat dan istimewa, karena hanya dibatasi oleh sebuah kaca bening saja. Membuat kita semua bisa leluasa melihat sang harimau yang sedang bolak-balik mandir di hadapan kita.

Ngeliat itu, Putri langsung happy banget. Langsung teriak-teriak sembari ajrut-ajrutan. Mungkin dia mengira kalau suatu saat kucing-kucing kampung yang ada di depan rumah, bisa tumbuh sampe jadi segede ini.

Daan karena ini tuh memang sebuah cafe betulan ya, jadi kita juga tentu saja bisa pesan makanan. Meskipun yaa, harganya emang lumayan pricy. Jadilah kami hanya memesan nasi dan sop saja, buat bakal makan siangnya si Putri.

Lanjut jalan lagi, kita bakal ketemu sama deretan kandang yang berisi burung-burung yang eksotis. Mulai dari kakaktua, nuri, jalak bali, hingga burung beo yang pinter banget ngomong!

“Assalamualaikum…”, tiba-tiba terdengar suara dari dalam kandang. Kami pun sumringah, melihat burung beo ini ternyata bisa menyapa dengan sebegitu fasihnya. Saya gamau kalah, jadi saya ajak ngobrol balik deh burung beo-nya.

“Shalom, Om Swastiastu, Namo Budaya, Salam Kebajikan….“, ucap saya ke hadapan burung beo. Berharap ia bisa merespon balik. Eeh, ditunggu beberapa lama, beo-nya ga ngomong apa-apa lagi. Alamak, mungkin dia shock kali. Saban hari salam aja belom faseh, eh sekarang udah diajarin salam model baru lagi, hahaha

Kalo yang ini namanya spesies Lakilakitus Malestus Keluarduitus

Ga jauh dari kandang burung barusan, kita bakal disugihkan berbagai hewan menarik lainnya yang bener-bener kita ga bakal sangka bakalan ada. Mulai dari berang-berang, merkat afrika, burung unta, sampai yang paling mindblowing : Hyena.

Asli deh, kayaknya hewan-hewan yang ga ada di Taman Safari Bogor, itu pada diboyong-boyongin ke Lembang Park & Zoo kali ya. Bahkan kangguru pohon asli papua yang langkanya luar biasa aja, ada disini lho.

Hayoo, pada tau ga kalo Indonesia ternyata punya spesies kangguru asli?

Hyenanya lagi molor. Kayaknya semalem abis begadang main gapleh
Ini kangguru asli indonesia lhooo. Kangguru pohon.

Diantara beberapa area yang ‘gratisan’, ada juga beberapa area berbayar atau cuma bisa dimasuki pake tiket terusan. Seperti Bird Aviary, Cat Kingdom, serta Rabbit House. Tapi dari ketiga nama yang barusan saya sebutkan, kami cuma berkunjung ke Rabbit House aja.

Soalnya ya emang kelinci-nya tuh emang selucu dan se-gemoy itu. Plus, putri juga jadi bisa bercengkrama, meraba-raba bulu halusnya kelinci, dan tentunya ngasih makan wortel juga. Alhamdulillah, ngeliat putri yang happy banget bisa ketemu sama kelinci, saya jadi ikutan happy.

“Papih, ayo dong pelihara kelinci di rumah..”, kata Thina memecah keheningan. Saya langsung merespon dengan refleks secepat kilat.

Baca Juga :  7 Masjid Sekitar Jakarta yang Seru Buat Dikunjungi Di Bulan Ramadhan

“Ga ada.. ga ada.. ga ada…. Tar siapa yang mau nguruuuus.. Mahal biaya perawatannya”, jawab saya sambil ngegendong Putri keluar dari Rabbit House.

Thina langsung mesem-mesem.

Area kandang terakhir yang kami kunjungi adalah area belakang, yang terdiri dari Gajah Sumatera, Rusa, Kasuari, Pelikan serta… Kapibara. Uhuy, ternyata si masbro yang santuy ternyata ada disini juga lhooo. Manalah digabung sama kandangnya burung pelikan, dan beliau tetap santuy saja.

Memang, kapibara itu hewan yang always santuy everywhere ya.

Mini Safari di Kampung Satwa

Sebagai penutup perjalanan kita di Lembang Park & Zoo, kita nyobain juga sebuah wahana baru yang katanya sih belum lama diresmikan disini. Namanya adalah Kampung Satwa. Semacem area eksklusif gitu dimana tiap hewannya dilepas bebas di kandang yang berukuran lebih besar.

Untuk mengaksesnya, kita mesti naik mobil khusus gitu yang sudah dimodifikasi khusus biar aman tanpa mengurangi experience saat melihat satwa. Yaah, bisa dibilang ini tuh macem taman safari tapi edisi minimalisnya lah ya. HTM-nya murah kok, cuma 20.000 aja per orang.

Dalam perjalanan singkat berdurasi kurang lebih 25 menit tersebut, kita bakal diajak menemui berbagai satwa liar dan eksotis. Dimulai dari kandang pertama yang berisikan hewan herbivora seperti keledai, kerbau dan lainnya. Lalu dilanjut dengan hewan-hewan karnivora seperti Cheetah dan Harimau.

Untuk sekarang, kampung satwa ini masih dalam proses development, jadi yaa harap maklum aja kalo koleksi satwanya belum banyak. Terus ada beberapa area yang masih kosong juga.

Jujur, sebenarnya seru banget sih ngikutin perjalanan di kampung satwa ini. Cuma sayangnya ada dua hal yang bikin saya jadi ngerasa agak kurang nyaman.

Pertama, kendaraan yang terasa pengap karena tidak dilengkapi AC, alias cuma ada kipas blower doang. Dan kedua, speaker di dalam mobil juga terlalu sembreng, sehingga membuat kita kesulitan untuk mendengar penjelasan dari narator.

I hope there will be some improvement in the future yha!

Kesimpulan Akhir.

Sebenarnya mah masih ada beberapa area sih yang belum kita kunjungi di dalam Lembang Park & Zoo ini. Tapi melihat matahari yang kian terik, serta jam tangan yang menunjukkan pukul 12.30 waktu setempat, kami memutuskan untuk menyudahi kunjungan kali ini.

Sesuai rencana awal, kami masih punya beberapa tujuan untuk dikunjungi. Jadi menghabiskan waktu seharian penuh disini tentu bukanlah prioritas kami.

Secara keseluruhan, meski tak menikmati secara utuh, tapi kami merasa puas. Soalnya untuk HTM yang cuma sekitar 70 ribuan, koleksi satwa disini keitungnya lumayan lengkap, dan unik juga. Banyak koleksi satwa yang bahkan ga pernah saya temuin di kebun binatang yang lebih besar.

Apakah kalo ada kesempatan, bakal balik kesini lagi?

OOO YA TENTU SAJA!

Depok, 6 Februari 2024
Ditulis ketika anak dan istri sudah terlelap dalam tidurnya

Fajarwalker

A Man with frugal style living. Sering dikira pelit, padahal cuma males keluar duit.

More Reading

Post navigation

21 Comments

  • Wah, aku baru tahu dengan Lembang Park Zoo ini. Sebagai orang Bandung Selatan, aku jarang banget main ke Bandung Barat. Nanti kudu nih jelajah Bandung Barat. Banyak banget tempat wisata baru, ya. Kalo dilihat-lihat, Lembang Park Zoo ini lebih bagus dari Kebon Binatang Bandung. Walopun mungkin tempatnya gak sebesar Bonbin Bandung. Tapi satwanya lebih terurus. Semoga banyak yang ke sini nih. Anak-anakku bakalan suka kalo diajak ke sini. Tempatnya lebih bagus.

  • Sangat terawat dan bersih banget yaa untuk kebun binatangnya, apalagi ada banyak hewan yang bisa dikunjungi juga. Sebuah tempat liburan yang asik dan seru banget nih bareng keluarga, apalagi kalau ajak si kecil hhi

  • Kalo memang udah sohib dr lama, pasti gitu mas . Udah ga ada lagi rasa ragu kalo mah pinjemin barang. Sama kayak suamiku dan sohib2nya dari SD. Sampe skr msh deket, rumah pun deketan. Pernah yaa salah satu mobil temennya lagi di bengkel agak lama. Jadi si teman mau sewa mobil raka, krn toh raka ke kantor pake motor, ga kuat kalo mobil macetnya. Aku udh setuju aja kan lumayan kalo disewain, toh itu mobil banyak nganggur. tapi si raka ga mau sewa. Maunya pake aja sampe mobil si teman balik .

    Trus rumah mertua skr kan kosong, cuma utk parkir mobil thok. Kebetulan garasinya bisa utk 3 mobil. Yg kepake cuma 1 untuk Mobil kami. Temennya bilang boleh ga sewa garasi utk mobil dia. Krn rumah dia msk gang jadi memang ga ada garasi.

    Lagi2 aku semangat bayangin uang tambahan sewa. Dan lagi2 di cut ama raka, yg bilang, ‘pake ajaaa. Ga usah sewalah. Kan itu kosong juga’

    . Dasaaaar, memang hrs nya yg bisnis itu cewe deh. . Susah nih kalo ksh ke cowo yg mentingin persahabatan

    Sukaaaaa deh ama lembang zoo ini . Aku biasanya kalo ke Bandung pasti stay di lembang. Tapi biasanya mager doang di hotel mas .. Nanti kalo ke lembang lagi setidaknya udah tahu bakal ajakin anak2 kemana. Mungkinnsupaya puas bisa seharian di sana dan paket tiket terusan aja yaa

  • Asiik dan baik bangeet temennya mas…Lembang udah banyak wisata baru ya?…terkahir ke Bandung tu kayaknya sebelum covid, dan kayaknya beberapa wisata di Lembang udah pernah di datangin …ini ada yg baru..tambah seru…eeh ada spesies jenis apa tuu yang di kurung hehehe… berchandaaa

  • Wahh sayang banget harga segitu belum termasuk tiket terusan. Kalau daku ke sana kayaknya butuh tiket terusan nih biar puas eksplornya dan teteep dong sambil ngonten wkwkkw.

    Baru tahu ada kanguru asli Indonesia, waaah.

    BTW kelincinya ginuk2 dan daku langsung bayangin makan sate kelinci huakakakakakkakaa.

  • Kang punten nih yaa, kalian itu tinggal dimana seh, saya kok pengen ketemu sama kalian hahaha
    cara menulismu bikin senyum dan berasa ikut gitu dalam perjalanan kalian.

    Kalau balik lagi ke Zoo titip salam sama Beo, sebelum disampaikan tanya dulu, yg kemarin udah hafal belum gitu ha ha ha

    Salam juga ya sama kawanmu yg baik hati itu, berkah selalu hidupnya dan pertahankan karakternya.

  • baca pertama dengan harga 70rb lumayan mahal sie kalo menurut aku tapi terus baca ternyata seluas itu dan selengkap itu jadi ya worthed lah yaaa hehe…sepertinya kalo gak ada destinasi lain bisa tu seharian di lembang zoo apalagi cuaca embah yang dingin pasti bikin betah 😉
    btw bener looo aku juga baru tau kalo ternyata ada kanguru asli papua selama ini kita ngiranya kanguru di australia aja hehe..tapi kanguru pohon ini sptnya ukurannya lebih kecil ya kak…

  • Masya Allah, punya sohib sebaek itu beneran the real rezeki banget yaaakk. Bersyukur sekali pastinya punya sohib terbaik sepanjang masa.
    Well noted nih, sebagai warga Bogor yang jarang ke Bandung kok makin kebayang pengen segera liburan ke sana yak. Apalagi liat tampilan Lembang Park & Zoo yang semenarik dan seluas itu Jiwa doyan jalan kaki ku meronta-ronta, worth juga tiket masuk dengan banyaknya jumlah satwa yang bisa kita lihat dan interaksi.
    Kalau kesini better ajak anak-anak sekalian edukasi juga ya. Thank you info nya sangat mendetail banget nih.

  • nggak nyangka kalau di Lembang ada kebun binatangnya, aku kira di Lembang cuman beberapa tempat wisata yang sering aku dengar.
    Seru juga bisa main main ke alam kayak gini dan tiketnya cukup terjangkau, kalau dibandingkan di kotaku yang daerah, namanya mini zoo, harga tiketnya ga selisih jauh dengan lembang park and zoo ini

    gemess ihh liat kelinci, udah lama aku ga pelihara kelinci dan terakhir kali waktu SD

  • Wah, baca ini saya pun setuju klo recomended banget mengunjungi Lembang Park & Zoo ini ya kak
    Apalagi sama anak, anak anak pasti suka lihat berbagai jenis binatang yang ada disini

  • Baru tahu lho ada kebun binatang apik di Lembang, kalau main ke Bandung bisa mampir nih kelihatannya seru ya, bersih dan hewannya cukup banyak

  • Untung ya punya teman baik seperti Fadlan yang mau minjemin motornya buat dipakai ke Lembang Park Zoo. Duh ini mah tempat wisata lyang bagus banget dikunjungi bareng keluarga. Anak-anak pasti hepi bangetlah kalau diajak ke tempat wisata yang ada hewan-hewannya. Sayangnya di daerah aku belum ada tempat wisata kayak gini, huhu. Tapi kalau ada rejeki ke Bandung kudu banget nih mampir ke Lembang Park Zoo ini

  • Fresh banget baca tulisan ka Fajar.
    Aku kemarin juga sejujurnya sempet galau mau kemana pas liburan cuma di dalem kota doank kan ya.. Kepikiran mau ke Lembang Park & Zoo.
    Tapi suamik tyda mau. Hahaha, mungkin kita uda gak masanya main-main liat hewan begini yaak..

    Padahal mah di Lembang Park & Zoo banyak juga yang bisa di explore kan yaa..
    Mirip Taman Safari Bogor.

    • Yaps, betul mbak. Kalo buat yg gede2 mah kayak agak gimanaa gitu. Tapi kalo ama bocil mah, walah seru banget sih.

  • kapan hari sayake sini ramai sekali dan saya hanya berdua dengan teman yang berkunjung family semua, berasa terasingkan hahaha, padahal suka banget lihat binatang gitu, kapan-kapan ke sini lagi bisa ajak keponakan ah biar seru

  • Alhamdulillah harimaunya sehat ya, bersih juga efek keingat yang kejadian di kebun binatang medan, cuma bingung perbedaan harimau sumatera dengan harimau bengala dimana ya? kelihatan sama, apa ukurnnya?

  • Malu deh, aku yang orang Bandung aja belom pernah nih ke sana. Bagus ya. Anak-anakku bakalan suka kalo diajak ke sana. Agendakan ah, tapinya kudu pas wikdey, biar gak kena macet kalo ke Lembang mah ya.

  • Wah, bisa jadi tujuan wisata keluarga ya. Anak-anak juga pasti happy bisa lihat banyak binatang dan punya experience yang menyenangkan. Mungkin bisa ke sana pas weekday ya, biar lebih hemat, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *